Paradigma filsafat ilmu memiliki pengaruh besar dalam pemilihan metode riset, karena paradigma ini menentukan cara kita memahami realitas (ontologi), cara kita memperoleh pengetahuan (epistemologi), serta bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis (metodologi). Dengan kata lain, pandangan filosofis dasar seorang peneliti akan memengaruhi kerangka berpikir dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian. Oleh karena itu, paradigma filsafat ilmu menjadi dasar yang penting dalam memilih metode riset. Tanpa pemahaman yang jelas mengenai paradigma yang digunakan, metode yang dipilih bisa jadi tidak sesuai dengan tujuan dan sifat penelitian. Agar hasil riset menjadi valid dan bermakna, paradigma dan metode riset harus saling mendukung dan selaras.