Mata kuliah Bahasa Inggris Teknik bertujuan untuk mengembangkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa di bidang teknik, khususnya elektronika dan IoT. Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan memproduksi teks teknis seperti manual, laporan praktikum, dan artikel ilmiah, serta menguasai kosakata teknis dan penggunaan grammar yang tepat. Pembelajaran fokus pada keterampilan membaca dan menulis dokumen teknis dalam konteks akademik dan profesional. Pendekatan berbasis tugas (task-based learning) digunakan, melibatkan latihan membaca teks teknis, menulis laporan, serta latihan grammar dan kosakata teknis. Pembelajaran dilakukan secara interaktif dengan metode individu, kelompok, dan media daring. Penilaian mencakup tugas individu, kuis grammar dan vocabulary, laporan praktikum, serta ujian tengah dan akhir semester, untuk mengukur keterampilan bahasa fungsional dalam komunikasi teknis.
Mata kuliah Praktik Pemrograman Komputer bertujuan mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam pemrograman tingkat lanjut menggunakan bahasa Python atau C, yang relevan dalam teknik dan sistem tertanam. Mahasiswa mempelajari konsep lanjutan seperti fungsi, array, manipulasi file, komunikasi serial, struktur data (list, dictionary), serta pembuatan antarmuka pengguna grafis (GUI). Mata kuliah ini bersifat praktis dan aplikatif, fokus pada pembuatan program yang efisien dan terintegrasi dengan sistem lain. Pembelajaran menggunakan pendekatan berbasis praktik, melibatkan teori singkat, latihan mandiri, studi kasus, dan proyek mini. Penilaian meliputi tugas pemrograman individu, kuis praktikum, penilaian dokumentasi dan kode, partisipasi aktif, serta ujian praktik proyek akhir. Penilaian bertujuan mengukur penguasaan teknis, kemampuan pemecahan masalah, dan kreativitas mahasiswa.
Mata kuliah Praktik Internet of Things (IoT) dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan implementatif dalam merancang, membangun, dan mengintegrasikan sistem IoT berbasis mikrokontroler yang terhubung ke jaringan internet/cloud. Perkuliahan berfokus pada penerapan konsep IoT secara nyata melalui pendekatan problem-based learning (PBL) dan project-based learning (PjBL),ย Dalam praktik ini, mahasiswa mempelajari penggunaan berbagai platform mikrokontroler (misalnya ESP8266/ESP32/Arduino), integrasi sensor (suhu, kelembapan, gas, cahaya, jarak, dsb.), serta aktuator (relay, motor, buzzer, valve, dsb.) dalam sistem monitoring dan kontrol jarak jauh. Mahasiswa juga mengimplementasikan protokol komunikasi IoT seperti HTTP dan MQTT, melakukan konfigurasi konektivitas WiFi, serta mengirim dan memvisualisasikan data pada platform cloud atau dashboard berbasis web (misalnya Node-RED atau platform IoT lainnya).
Melalui tugas proyek kelompok, mahasiswa ditantang untuk mengembangkan prototipe sistem IoT aplikatif, seperti smart home, smart agriculture, smart environment monitoring, atau early warning system sederhana. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa mampu menghasilkan sistem IoT fungsional yang terdokumentasi dengan baik, mulai dari perancangan, implementasi, pengujian, hingga presentasi hasil proyek.
Mata kuliah Matematika 2 bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan matematis lanjutan yang penting dalam analisis sistem dinamik dan teknik kendali. Materi yang diajarkan mencakup bilangan kompleks, persamaan diferensial, transformasi Laplace, deret Fourier, serta penerapannya dalam pemodelan dan analisis sistem teknik. Mahasiswa diharapkan dapat memformulasikan dan menyelesaikan masalah teknik yang melibatkan dinamika waktu dan sistem linear. Pembelajaran bersifat teoritis dan aplikatif, dengan fokus pada keterampilan analitis dan pemecahan masalah berbasis matematika. Strategi pembelajaran meliputi ceramah interaktif, latihan soal, diskusi kasus, dan penggunaan perangkat lunak untuk visualisasi konsep. Penilaian dilakukan melalui tugas individu, kuis, partisipasi aktif, serta ujian tengah dan akhir semester, yang bertujuan mengukur pemahaman konsep dan kemampuan penerapan metode matematis dalam dunia nyata.