Pengembangan Materi Pembelajaran Sosiologi adalah mata kuliah lanjutan dari Kurikulum dan Materi Pembelajaran Sosiologi, yang ditujukan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam merancang dan memproduksi bahan ajar sosiologi tingkat menengah secara lebih mendalam dan aplikatif. Mahasiswa akan mempelajari pendekatan-pendekatan inovatif dalam pengembangan materi, integrasi isu-isu sosial kontemporer, pemanfaatan sumber belajar lokal, serta prinsip desain instruksional yang efektif. Fokus utama mata kuliah ini adalah praktik pengembangan modul pembelajaran, LKPD, media digital, dan bahan ajar diferensial yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kurikulum yang berlaku. Pembelajaran dilakukan melalui kombinasi diskusi kelas, studi kasus, dan praktik laboratorium. Penilaian mencakup analisis materi ajar, pengembangan produk pembelajaran, uji kelayakan melalui microteaching, refleksi pengembangan, dan portofolio produk akhir yang dapat digunakan sebagai bahan ajar di sekolah menengah.
Microteaching merupakan kegiatan pembelajaran terstruktur yang dirancang untuk melatih dan mengembangkan keterampilan mengembangkan perangkat pembelajaran dan keterampilan dasar mengajar mahasiswa calon pendidik dalam situasi yang disederhanakan. Praktik menyusun perangkat pembelajaran berfokus pada pengembangan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) Microteaching dan Modul Ajar. Praktik mengajar terpadu berfokus pada delapan keterampilan dasar mengajar, meliputi: (i) keterampilan membuka dan menutup pelajaran, (ii) keterampilan menjelaskan, (iii) keterampilan bertanya, (iv) keterampilan memberi penguatan, (v) keterampilan mengadakan variasi, (vi) keterampilan mengelola kelas, (vii) keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil, dan (viii) keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan. Evaluasi microteaching dilakukan melalui penguatan refleksi diri mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran reflektif.
Mengkaji filosofi dan ideologi pendidikan yang berbeda (alternatif) dari arus utama pendidikan yang ada. Fokus kajian terutama membahas (1) tujuan penyelenggaraan pendidikan,(2) bagaimana relasi antar penyelenggara pendidikan, dan (3)bagaimana praktik-praktik pedagogis berlangsung. Untuk mengetahui ‘kadar’ alternatif dari pendidikan yang dapat dikategorikan ‘pendidikan alternatif’ adalah dengan melakukan proses identifikasi, analisis, elaborasi, dan evaluasi terhadap ketiga komponen atau fokus kajian yang telah disebutkan sebelumnya
Mata kuliah ini membahas beragam penelitian pendidikan mulai dari penelitian tindakan kelas, riset dan pengembangan, dan eksperimen. Kajian Penelitian Pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajarn, hakikat Penelitian Pendidikan, konsep dasar penelitian pendidikan, perbedaannya dengan penelitian formal lainnya, azas-azas penelitian pendidikan, kelebihan dan ekkurangan penelitian pendidikan, desain dan prosedur penelitian pendiidkan, proses dasar penelitian pendidikan , jenis penelitian pendidikan, teknik pemantauan dalam penelitian pendidikan, langkah-langkah penelitian pendidikan, dan proposal penelitian pendidikan.Â
Merupakan mata kuliah yang mengajak mahasiswa untuk belajar mengembangkan media pembelajaran sosiologi secara daring dan luring untuk mendorong terciptanya pembelajaran sosiologi yang menyenangkan
Mata kuliah Museologi dan sejarah pariwisata menyajikan pemahaman pada mahasiswa tentang menyajikan seluk beluk museum dan pariwisata, mencakup pengenalan berbagai bentuk museum, manajemen pengelolaan museum dan kepariwisataan.
Mata kuliah ini akan mengantarkan mahasiswa untuk memahami perkembangan teknologi digital, pemanfaatannya dalam pembelajaran, hingga perancangan pembelajaran digital yang dilakukan untuk mengembangkan pembelajaran inovatif. Secara kritis, mata kuliah ini juga melakukan kajian tentang dominasi teknologi dan perlunya humanitas di dalam proses pembelajaran digital. Topik-topik kajian pada mata kuliah ini mulai dari filsafat dan sejarah kemunculan teknologi, pembelajaran digital untuk remaha, e learning, digital games untuk pembelajaran, berbagai perspektif pembelajaran digital dan perancangan pembelajaran memanfaatkan teknologi digital. Perkuliahan ditujukan untuk membekali mahasiswa agar memiliki wawasan dan pengetahuan praktis tentang inovasi pembelajaran baik secara konseptual maupun kontekstual, sehingga mampu berkiprah dan mengikuti perkembangan inovasi pembelajaran sesuai dengan perkembangan IPTEK
Mata kuliah ini membahas tentang beragam permasalahan sosial terutama yang terkait dengan penyimpangan sosial, kriminalitas. Penyimpangan sosial dan kriminalitas merupakan fenomena yang ada di masyarakat yang perlu dianalisis dari kacamata sosial secara mendalam untuk mengetahui faktor, latar belakang dan situasi yang mendorong munculnya penyimpangan dan kriminalitas. Diskusi dalam matakuliah ini juga membahas tentang solusi pergerakan hukum yang dilakukan untuk meminimalisir penyimpangan sosial dan kriminalitas.
Mata kuliah ini membahas tentang pengembangan profesionalisme sumber daya manusia dalam karir dan pekerjaan serta upaya mendorong perbaikan pelayanan. Materi yang dikaji meliputi tantangan global dalam sistem kerja profesional, pengembangan SDM, peningkatan kapasitas diri, optimalisasi kesiapan kerja, pelayanan dalam tata kerja dan organisasi, perlindungan hukum, dan pemanfaatan SDM dalam mengembangkan keunggulan kompetitif organisasi dan/atau layanan pendidikan
Mata kuliah ini memperkenalkan perspektif sosiologi terhadap lingkungan dan kebencanaan. Fokus perkuliahan pada kajian konsep dasar sosiologi lingkungan (ekologi) dan konsep kebencanaan. Fenomena isu lingkungan global, gerakan politik lingkungan dan permberdayaan masyarakat berbasis ekologi dan keadilan sosial, identitas sosial politik lingkungan, SDA dan masyarakat, perubahan lingkungan, ekologi politik, dan pembangunan ekonomi berdasarkan lingkungan. Selain itu juga mengkaji berbagai topik diantaranya konsep dasar kebencanaan, teori kebencanaan, strategi kebencanaan,mitigasi dan manajemen bencana, kelompok sosial dalam kaitannya dengan kebencanaan, perubahan sosial dan kebencanaan, pendekatan modal sosial dan civil society dalam hubungannya pada pengelolaan kebencanaan dan politik kebencanaan.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa mengenai pemahaman tentang desa dan kota sebagai obyek studi sosiologi yang memiliki perbedaan karakteristik. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh proses pembentukan masyarakat desa dan kota yang saling berkaitan. Sehingga desa dan kota memiliki relasi yang tidak dapat dilepaskan dan saling mempengaruhi. Relasi desa dan kota menyebabkan pertumbuhan masyarakat yang semakin dinamis. Hal ini juga diwarnai dengan berbagai kebijakan struktural yang mempengaruhi perkembangan masyarakat desa dan kota. Pada bagian akhir mahasiswa akan dapat menemukan dampak yang terjadi akibat pertumbuhan dan perkembangan dalam masyarakat desa dan kota dan mampu mengkritisi dinamika yang terjadi.
Selamat Datang di mata kuliah Pariwisata dan Industri Kreatif. Mata kuliah ini ingin mendiskusikan kaitan antara pariwisata dan industri kreatif. Fokus kajian adalah mengkaji secara sosiologis aspek-aspek kepariwisataan berupa struktur, sistem, dan dampak-dampak pariwisata bagi kehidupan masyarakat. Selain itu mahasiswa diajak untuk mengidentifikasi dan menganalisis peluang untuk membuat ide-ide bisnis atau industri kreatif khususnya di kawasan wisata.
Mata kuliah ini membahas tentang demokrasi dan kelas- kelas sosial, gerakan-gerakan sosial, partai-partai dan aksi politik. Tipe-tipe sistem politik, perubahan politik dan konflik, terbentuknya negara-negara baru, nasionalisme dan pembangunan, serta politik global di abad 21. Selain itu mata kuliah ini juga mengkaji tentang gerakan sosial yang meliputi sejarah gerakan sosial dari berbagai wilayah, tipe-tipe gerakan sosial, perkembangan gerakan sosial mulai dari gerakan sosial lama beralih menjadi gerakan sosial baru. Selanjutnya, mahasiswa diajak untuk menganalisis berbagai contoh gerakan sosial yang diinisasi oleh masyarakat baik di Indonesia maupun di kancah internasional. Selain itu, tidak hanya gerakan sosial secara langsung, namun akan dibahas juga gerakan sosial yang dilakukan melalui media sosial sebagai sarana baru upaya penguatan gerakan yang dilakukan. Dalam hal ini keberadaan NGO menjadi penting dalam berbagai gerakan sosial yang terjadi.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa calon guru sosiologi agar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun perangkat pembelajaran. Pokok bahasan meliputi pendekatan sistem dalam pembelajaran; hakikat perencanaan pembelajaran; perencanaan program pembelajaran; merancang analisis kebutuhan; hakikat dan model desain pembelajaran; pengembangan persiapan pembelajaran; dan penyusunan perangkat pembelajaran, meliputi: silabus, RT (Rencana Tahunan), RS (Rencana Semester), RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), serta bahan ajar.
Mata kuliah ini membahas globalisasi beserta isu-isu yang menyertainya. Globalisasi dalam hal ini dilihat dari perspektif sosiologi dalam menekankan pentingnya kesadaran dan wawasan secara global; isu-isu dan masalah global dalam kaitannya dengan kepentingan nasional. Di samping itu mata kuliah ini juga membahas konsep perubahan sosial dan budaya.
Selamat Datang di Mata Kuliah Pengantar Sosiologi
Mata kuliah ini bertujuan mengembangkan sikap dan karakter mahasiswa yang religius, peduli, menghargai orang lain, dengan tetap mengedepankan nilai dan norma yang berlaku. Selain itu mata kuliah ini juga memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa bukan hanya tentang konsep dan teori dasar sosiologi, namun juga agar mahasiswa mampu berfikir kritis mengenai gejala-gejala sosial yang ada di masyarakat.Â
Selamat Datang di mata kuliah Ekonomi, Konsumsi, dan Gaya Hidup
Mata Kuliah ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai perspektif sosiologi dalam membahas peran interaksi/relasi sosial dan institusi sosial dalam kegiatan masyarakat yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan ekonomi. fokus kajian membahas tentang kaitan antara sosiologi dan ekonomi; berbagai teori dan aplikasi sosiologi pada aktivitas ekonomi; proses distribusi dan pertukaran dalam dunia perdagangan; keterkaitan antara ekonomi; dan perubahan sosial di Indonesia. Disamping itu, mahasiswa juga diajak untuk mendiskusikan relasi antara aktivitas ekonomi, konsumsi, dan gaya hidup.
Mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk mengkaji dan mendiskusikan dinamika relasi antar kelompok kepentingan ekonomi, politik, sosial, dan budaya; serta pengaruhnya terhadap kebijakan pendidikan dalam lingkup nasional dan daerah. Fokus kajian terutama membahas pokok-pokok kebijakan pendidikan; aktor dan kelompok kepentingan di bidang pendidikan; model kebijakan pendidikan; serta dinamika implementasi kebijakan pendidikan. Fokus kajian tersebut akan diinvestigasi lebih lanjut melalui isu-isu pendidikan terkini di level mikro, meso, dan makro agar pengetahuan dan wawasan yang didapatkan mahasiswa menjadi lebih kontekstual.
Mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk mengkaji dan mendiskusikan sekolah sebagai institusi yang senantiasa mengundang perdebatan dan dinamika dalam konteks sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Fokus kajian terutama membahas ragam perspektif konsep persekolahan, model-model persekolahan, kultur sekolah, dan praktik-praktik pendidikan di persekolahan. Fokus kajian tersebut akan diinvestigasi lebih lanjut melalui isu dan trend kajian di persekolahan terkini agar pengetahuan dan wawasan yang didapatkan mahasiswa menjadi lebih aktual dan kekinian.
Mata kuliah ini membahas tentang relasi budaya dan media, serta implikasinya pada masyarakat digital. Fokus kajian terutama pada tanda, simbol, bahasa, struktur konseptual, pengetahuan, dan kekuasaan saling bersinergi untuk membentuk makna dalam kehidupan. Selain itu, mahasiswa diajak untuk menganalisis perubahan-perubahan, tantangan, dan problem budaya yang dihadapi masyarakat di era digital.Â