Mata kuliah ini mengkaji dua pokok bahasan (1) Konsep Dasar umum
Konseling Kelompok yang mencakup: hakikat, tujuan dan fungsi, keunggulan dan kelemahan, ciri-ciri dan perbedaannya dengan bimbingan kelompok, prosedur,
keterampilan konselor, peran konselor dan konseli, etika (2) Pendekatan-pendekatan Konseling Kelompok utama meliputi pendekatan Psikoanalitik, Behavoiristik,
Kognitif dan Humanistik.
Mempelajari tentang sejarah psikologi abnormal klinis; perspektif biologis dalam perilaku abnormal; perspektif psikologis dalam perilaku abnormal; perspektif sosiokultural dalam perilaku abnormal; perspektif Biopsikososial dalam perilaku abnormal; penggolongan pola perilaku abnormal; metode pengukuran perilaku abnormal; tipe-tipe ahli kesehatan mental; perbedaan konseling dengan psikoterapi; pendekatan-pendekatan konseling dan psikoterapi; stress, frustasi, dan faktor-faktor psikologis dan kesehatan; jenis-jenis kecemasan dan penanganannya; gangguan disosiatif dan mood; dan gangguan kepribadian.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa untuk memahami dan melaksanakan penelitian dalam bidang pendidikan, yang dijabarkan ke dalam: pendahuluan dan jenis-jenis penelitian, anatomi proposal penelitian, teknik penulisan latar belakang, kajian teori dan ppenyusunan hipotesis, metodologi penelitian: pendekatan kuantitatif, metodologi penelitian: penelitian kualitatif, metodologi penelitian: mixed method, presentasi proposal, dan revisi proposal
Mata kuliah ini mempelajari tentang konsep dasar statistik, populasi dan sampel, penyusunan instrumen, uji validitas dan reliabilitas, statistik parametrik dan non-parametrik, uji korelasi, uji regresi, uji komparasi, uji kendall tau, uji wilcoxon, uji chi-square, dan penyusunan project analisis data.Β
Mata kuliah Bimbingan dan Konseling Pribadi SosialΒ bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif tentang tahapan-tahapan perkembangan manusia dari masa prenatal hingga lanjut usia, serta implikasinya dalam konteks layanan bimbingan dan konseling. Sebagai mata kuliah dasar dalam keilmuan psikologi konseling, fokus utamanya adalah mengenalkan mahasiswa pada teori-teori perkembangan klasik dan kontemporer, karakteristik perkembangan fisik, kognitif, sosial-emosional, dan moral, serta faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi dinamika perkembangan individu.
Pembelajaran bersifat teoritis-aplikatif, mengintegrasikan kajian literatur, observasi perkembangan, diskusi reflektif, dan studi kasus. Penilaian dilakukan melalui tes formatif, presentasi, laporan observasi, dan asesmen akhir berbasis pemecahan masalah perkembangan. Mata kuliah ini mendukung pembentukan identitas profesional awal mahasiswa sebagai calon konselor yang mampu memahami individu secara utuh dalam lintas tahap kehidupan dan konteks sosial budaya.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman menyeluruh mengenai dasar-dasar keilmuan, profesi, dan praktik Bimbingan dan Konseling (BK) dalam konteks global dan Indonesia. Mahasiswa akan mempelajari sejarah perkembangan BK dari era Frank Parsons hingga era kecerdasan buatan (AI), filsafat keilmuan dan kontekstualisasinya dalam masyarakat Indonesia yang beragam berlandaskan Pancasila, serta berbagai jenis profesi dan spesialisasi BK yang berkembang di dunia dan di Indonesia. Kajian juga mencakup organisasi profesi, kode etik, program studi BK, praktik lintas setting, serta regulasi dan kebijakan nasional yang mendukung eksistensi layanan BK. Mata kuliah ini bersifat teoritis-konseptual sekaligus kontekstual-komparatif, dengan pendekatan pembelajaran berbasis diskusi, studi kasus, presentasi, dan telaah literatur internasional. Penilaian dilakukan melalui partisipasi aktif, tugas individu dan kelompok, presentasi, serta ujian tengah dan akhir semester. Mahasiswa juga didorong melakukan analisis komparatif lintas negara sebagai landasan inovasi dan pengembangan keilmuan BK di Indonesia.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan konsep, prinsip, dan keterampilan konsultasi profesional dalam berbagai setting layanan bimbingan dan konseling. Secara filosofis, mata kuliah ini menempatkan konsultasi sebagai sarana memberdayakan individu, kelompok, keluarga, organisasi, maupun sistem secara etis dan reflektif. Mahasiswa diajak memahami bagaimana konsultasi menjadi media advokasi, mediasi, dan intervensi dalam menghadapi dinamika sosial-komunal yang kompleks, termasuk isu ketimpangan layanan, konflik institusional, serta ketidakadilan akses psikososial. Mata kuliah ini memperkuat kapasitas mahasiswa dalam membangun hubungan profesional yang sehat, empatik, dan efektif, sekaligus mengelola dinamika interpersonal dan tekanan emosional dalam proses konsultasi. Mahasiswa dilatih untuk berpikir sistemik dan kontekstual dalam merancang strategi konsultasi, baik pada level individu, kelompok, organisasi, maupun komunitas. Lulusan diharapkan mampu menjadi konsultan profesional yang inovatif, adaptif, dan mampu mengambil keputusan strategis berbasis data dan etika profesi dalam berbagai situasi layanan konseling. Pembelajaran dilakukan melalui studi kasus konsultasi, simulasi proses konsultasi profesional, diskusi problem-based learning, dan seminar kasus. Penilaian terdiri dari proyek desain layanan konsultasi, laporan praktik konsultasi, jurnal refleksi etika, dan seminar hasil kasus.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman menyeluruh mengenai dasar-dasar keilmuan, profesi, dan praktik Bimbingan dan Konseling (BK) dalam konteks global dan Indonesia. Mahasiswa akan mempelajari sejarah perkembangan BK dari era Frank Parsons hingga era kecerdasan buatan (AI), filsafat keilmuan dan kontekstualisasinya dalam masyarakat Indonesia yang beragam berlandaskan Pancasila, serta berbagai jenis profesi dan spesialisasi BK yang berkembang di dunia dan di Indonesia. Kajian juga mencakup organisasi profesi, kode etik, program studi BK, praktik lintas setting, serta regulasi dan kebijakan nasional yang mendukung eksistensi layanan BK. Mata kuliah ini bersifat teoritis-konseptual sekaligus kontekstual-komparatif, dengan pendekatan pembelajaran berbasis diskusi, studi kasus, presentasi, dan telaah literatur internasional. Penilaian dilakukan melalui partisipasi aktif, tugas individu dan kelompok, presentasi, serta ujian tengah dan akhir semester. Mahasiswa juga didorong melakukan analisis komparatif lintas negara sebagai landasan inovasi dan pengembangan keilmuan BK di Indonesia.
Mata kuliah ini merupakan praktik dasar dari keterampilan konseling mikro (micro counseling skills) dengan pendekatan hierarkis berdasarkan piramida Micro Skills Hierarchy (Ivey & Ivey, 2014) dan integrasinya dengan karakteristik dan nilai budaya Indonesia di dalam konseling. Mahasiswa akan diajak untuk mempelajari konsep dan teori masing-masing keterampilan dasar dan mengeksplorasi kontekstualisasinya pada masyarakat terutama yang berkaitan dengan pemaknaan dan implementasi keterampilan mikro dalam sebuah sesi konseling. Mahasiswa akan berkesempatan untuk mempraktikkan dan mendapatΒ supervisi klinis dari dosen dan umpan balik dari teman sebaya mulai dari simulasi per keterampilan, simulasi per rumpun keterampilan, hingga simulasi gabungan keterampilan dalam satu sesi konseling yang divideokan dan ditayangkan untuk kemudian didiskusikan di dalam kelas praktikum. Mata kuliah ini secara khusus mendukung pencapaian CPL Program Studi dalam ranah penguasaan keterampilan profesional, komunikasi interpersonal, dan integritas etis.
Mata kuliah ini memberikan pengalaman mahasiswa untuk mengadministrasikan tes untuk kepentingan bimbingan dan konseling yaitu antara lain : intelegensi, tes bakat, dan tes ketelitian.
Course ini berisi materi kuliah blended learning untuk mata kuliah Psikologi Pendidikan Prodi Bimbingan dan Konseling FIP UNY.