Matakuliah ini bertujuan untuk membahas perkembangan kurikulum pembelajaran seni tari pada umumnya, dan kurikulum pembelajaran seni tari yang berlaku di Indonesia. Mata Kuliah ini meliputi: konsep kurikulum pendidikan seni tari, kurikulum pendidikan seni tari di Nusantara, melalui bahasan teori tentang kurikulum dan pengembangannya, kajian jurnal tentang kurikulum pembelajaran seni tari, dan membuat review jurnal tentang kurikulum pembelajaran seni tari. Perkuliahan ini dilakukan secara daring, luring, diskusi, dan tugas individu.
Matakuliah ini berisi tentang kebudayaan tangible dan intangible seni-budaya nusantara. Seni dan Budaya Nusantara tersebut selain merupakan materi namun juga sekaligus merupakan bahan material analisa kajian kedalaman kontekstual antara seni, budaya dan masyarakatnya. Mata kuliah ini juga menerapkan berbagai paradigma teoritis guna menganalisa kebudayaan dengan materi seni dan budaya nusantara.
Mata kuliah ini memberikan landasan tentang dasar-dasar kurikulum dan pengembangan kurikulum dalam bidang pendidikan seni, serta memberikan wawasan tentang teori belajar, prinsip pembelajaran, dan metode pembelajaran seni, sehingga mahasiswa mampu menyusun kurikulum dan desain instrukssional dalam bidang pendidikan seni. Materi mata kuliah ini meliputi dasar-dasat kurikulum, pengembangan kurikulum, teori belajar, prinsip-prinsip pembelajaran, metode pembelajaran, kurikulum pendidikan dasar dan menengah, kurikulum pendidikan tinggi, kurikulum sekolah kejuruan, dan desain instruksional pendidikan seni nusantara. Perkuliahan disajikan dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan metode pemberian tugas. Evaluasi dilakukan dengan pemberian tugas baik individu maupun kelompok baik bersifat teori maupun praktik. Nilai akhir didasarkan pada tugas harian, ujian tengah semester, dan ujian semester.
Mata kuliah ini membahas perkembangan paradigma kurikulum dan kurikulum pendidikan seni melalui kajian pendalaman pengetahuan tentang kurikulum sumber dan kebijakan kurikulum yang berlaku. Materi kuliah ini meliputi konsep kurikulum, paradigma kurikulum pendidikan seni, teori pengembangan kurikulum pendidikan seni, telaah komprehensif kurikulum pendidikan di dunia (antar negara), dan kurikulum Seni Nusantara melalui pendekatan eksplorasi, diskusi dan pengkajian teori dan latihan analisis fragmatis. Perkuliahan dilakukan secara daring, luring, diskusi, presentasi, dan tugas kelompok dan individu.
Mata kuliah ini berisi mendeskripsikan ilmu, sumber ilmu dan hakikat filsafat ilmu dalam kehidupan akademik dan mendasarinya dengan telaah commonsense maupun ilmu pendidikan seni; terkait dengan paradigma ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam konstelasi perkembangan ipteks, kebudayaan/peradaban; etika keilmuan dalam dimensi pengembangan ilmu pendidikan seni.
FILSAFAT SENI
Mata kuliah ini membahas seni dan perkembangannya melalui pendekatan esensisal, fondamental dan radikal dari sudut pandang filsafat: epistemologi, ontologi dan aksiologi untuk mengembangkan pembelajaran apresiasi seni di sekolah. Mahasiswa diminta menganalisis penyebab dan bentuk karya seni dari perioda awal sampai postmodernisme berdasarkan kajian: budaya, sosial, politik dan ekonomi dengan dipresentasikan secara oral meupun tertulis sesuai waktu yang ditentukan.
Laboratorium Pengembangan Pembelajaran Seni tari
Berorientasi pada upaya untuk mengembangkan
karya seni sebagai media untuk pembelajaran
yang efektif.
Mata Kuliah Laboratorium Pengembangan Pembelajaran Seni Tari Nusantara bertujuan memberikan kompetensi ketrampilan, pengetahuan, dan sikap tentang Seni Tari Nusantara dan hubungannya dengan Pendidiakan karakter di sekolah. Materi perkuliahan meliputi Seni Tari Nusantara (berasal dari daerah/etnis setempat), baik tari tunggal, pasangan, maupun kelompok/massal. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan praktik di laboratorium/studio, presentasi, diskusi, dan penugasan. Penilaian dilakukan melalui tes ketrampilan dan presentasi
Mata kuliah Multimedia Pembelajaran Seni Nusantara bertujuan untuk memberikan kompetensi kepada mahasiswa mengenai konsep media dan multimedia pembelajaran dengan berbagai jenis dan modelnya, prosedur pengembangannya serta mengaplikasikannya dalam perancangan dan pengembangan produk multimedia pembelajaran seni berbasis komputer. Materi meliputi konsep media, multimedia, dan multimedia interaktif, jenis-jenis media dan bentuk multimedia, prosedur pengembangan multimedia (berbasis komputer), perancangan multimedia, dan pengembangan multimedia interaktif pembelajaran seni berbasis komputer. Perkuliahan dilakukan dengan ceramah, praktik, dan proyek pengembangan media. Penilaian dilakukan dengan teknik penilaian proses, penugasan, dan penilaian proyek.
Mata kuliah Seni dan Budaya Nusantara ini bertujuan
untuk memberikan bekal ”pengayaan” sekaligus referensi guna mengkaji konteks
seni dan budaya nusantara yang berkembang saat ini. Seni dan Budaya adalah dua
hal yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya dapat berdampak memberi pengetahuan dasar dan paradigma untuk pengkajian etnografi serta penelitian
sosial-humaniora seni, dan budaya nusantara. Fenomena keni dalam kehidupan budaya
masyarakat nusantara menarik diteliti. Pengenalan tokoh-tokoh seni dan budayawan
nusantara dapat dijadikan sumber untuk memperkenalkan sejarah kehidupan seni
berbasis kearifan lokal suatu wilayah. Analisis mata kuliah Seni dan Budaya
Nusantara ini menambah fondasi untuk menemukan dan mengembangkan minat
masing-masing mahasiswa berkaitan dengan penentuan tema dan penelitian tesis
yang dapat diambil dari latar belakang budaya nusantara.