demokrasi dan multikultural

demokrasi dan multikultural

by Dr. Taat Wulandari, S.Pd., M.Pd. 197602112005012001 -
Number of replies: 1

Bagaimana keterkaitan antara demokrasi dan multikultural?

In reply to Dr. Taat Wulandari, S.Pd., M.Pd. 197602112005012001

Re: demokrasi dan multikultural

by Diah Retno Hapsari 20705251007 -

Bagaimana keterkaitan antara demokrasi dan multikultural?

Diah Retno Hapsari

NIM 20705251007

Pendidikan IPS Program Pascasarjana

Demokrasi dapat saya simpulkan sebagai kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat. Segala dasar dan kebijakan yang diambil dalam negara demokrasi berdasarkan kepentingak rakyat banyak. Rakyat memiliki kebebasan untuk mengemukakan pendapat, melakukan kritik terhadap pemerintah, memiliki kebebasan untuk memilih, pemerintah dipilih langsung oleh rakyat dan setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan dalam pemerintahan. Rakyat memiliki kebebasan untuk mengekspresikan diri dalam negara demokrasi.
Melihat dari definisi demokrasi tersebut, demokrasi tidak dapat terlepas dari multikulturalisme. Melihat dari ciri khas masyarakat Indonesia yang sangat beragam, perlu dikembangkan semangat multikulturalisme dalam melaksanakan demokrasi. Paham demokrasi harus mampu  mengakomodasi kepentingan-kepentingan individu yang beragam. 

Jika saya lihat secara lebih jauh, paham demokrasi dan multikulturalisme pada dasarnya sama-sama ingin mengakomodir setiap kepentingan individu tanpa merampas kepentingan individu lain. Akan tetapi, hingga sekarang ini paham demokrasi yang berkembang menjadi paham demokrasi yang sebebas-bebasnya tanpa melihat adanya batasan. Dampak dari demokrasi yang sebebas-bebasnya tersebut tidak jarang akan menimbulkan masalah baru yaitu muculnya kasus-kasus rasial, hate speech, dan menimbulkan masyarakat yang individual. Permasalahan tersebut kemudian dapat diselesaikan dengan multikulturalisme. Paham multikulturalisme dapat dipahami sebagai sikap bagaimana masing-masing kelompok bersedia untuk menyatu tanpa mempedulikan keragaman budaya yang dimiliki.

Sumber:

Sadono, 2014, Keefektivan VCT dalam pembelajaran sejarah untuk meningkatkan nilai nasionalisme, demokrasi, dan multikultural, https://journal.uny.ac.id/index.php/hsjpi/article/view/2429/2017, diakses pada 17/9/2020

Wulandari Taat, Materi kuliah konsep dasar demokrasi.

Â