1. BAB 1 Pendahuluan

1.4. Perbedaan institusi berbasis digital berbeda dari institusi yang mengadopsi teknologi Digital

Penerapan transformasi digital di berbagai industri memberi wawasan tentang relevansi dan pentingnya suatu institusi berbasis digital. Namun, agar transformasi digital berhasil, perlu dukungan berbagai kemajuan teknologi digital.ย  Dampak digital pada hidup akan mencakup segalanya, baik itu mengirimkan pesan kepada seseorang, memesan makanan, atau memesan taksi. Semuanya sudah digital. Perubahan itu tidak terlihat tetapi benar dan mengubah kehidupan orang.

Menjadi digital lebih dari sekadar memiliki aplikasi seluler, melengkapi tenaga penjualan dengan iPad, berjuang untuk mendapatkan suka di Facebook, atau memindahkan data organisasi ke cloud. Ini tentang menciptakan harmoni dalam berbagai komponen yang saling terkait saat berbisnis. Para eksekutif membutuhkan kerangka kerja untuk melihat bagaimana komponen saling bekerja sama sehingga mereka dapat merencanakan jalan secara mandiri untuk menjadi digital. Digital mengacu pada peningkatan keterhubungan antara orang, proses, dan produk sekaligus menghasilkan wawasan dari informasi yang dihasilkan untuk menciptakan nilai. Digital tidak terbatas pada adopsi teknologi. Digital mengharuskan perusahaan untuk memiliki transformasi dari perusahaan yang baik, dengan penekanan pada inovasi strategis untuk jangka panjang dan kepemilikan bersama di mana teknologi mendukung proses tersebut. Perbedaan antara menjadi institusi berbasis digital dan institusi yang mengadopsi teknologi digital terlihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Perbedaan Pengertian Menjadi institusi Berbasis Digital dan Institusi yang Mengadopsi Teknologi

Institusi Berbasis Digital

Institusi yang mengadopsi Teknologi Digital

Berfokus pada membeli teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis

Berfokus untuk membeli teknologi terbaik dan terkini tanpa mempertimbangkan kebutuhan bisnis

Melakukan perubahan budaya secara keseluruhan sebelum adopsi

Tidak membutuhkan perubahan budaya

ย 

Menuntut pandangan menyeluruh tentang masalah bisnis dari para pemimpin

Tidak memerlukan referensi dari pemimpin industri tentang masalah bisnis

Berfokus pada inovasi strategis dari perspektif jangka panjang

Memiliki perspektif sempit untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang mendesak

Melakukan perubahan dalam elemen inti dan kebijakan bisnis

Memainkan peran pendukung dalam transformasi digital

ย 

Transformasi digital terkadang disebut sebagai transformasi bisnis. Proses penciptaan nilai melalui keterhubungan dalam berbagai komponen memerlukan pemeriksaan ulang seluruh cara menjalankan bisnis dan menjelajahi batas-batas nilai yang baru. Ini mungkin melibatkan pengembangan bisnis yang sama sekali baru dalam kategori yang berdekatan. Transformasi bisnis melalui adopsi teknologi Digital telah mengubah seluruh lanskap keterlibatan klien, perdagangan, pemasaran, dan lainnya di seluruh industri. Organisasi perlu berevolusi secara digital untuk mengatasi lanskap bisnis yang terus berubah. Alasan semakin pentingnya Transformasi Digital adalah:

  • Acceleration of Change - Laju perubahan digital meningkat secara eksponensial, sehingga sangat sulit untuk mempertahankan posisi kepemimpinan industri dan membutuhkan percepatan solusi digital baru yang dibawa ke pasar.
  • Persaingan Digital - Meningkatnya tekanan persaingan digital telah memaksa bisnis yang sudah lama berdiri untuk menguji kembali model mereka di jalur start-up digital yang lahir baru.
  • Harapan Pelanggan - Pelanggan mengharapkan pengalaman yang baik di semua titik kontak. Penting untuk memastikan bahwa interaksi mereka baik dan lancer.
  • Adopsi Digital: Adopsi digital dari Big data, otomatisasi, dan IoT mengharuskan perusahaan untuk bertransformasi sepenuhnya.