Section outline
-
Sejarah Perumusan Pancasila
Dalam sejarah perumusan Pancasila ini akan diuraikan sejarah proses perumusan Pancasila. Proses perumusan Pancasila dilakukan dalam sidang BPUPKI. Sidang dilakukan dalam dua periode :
Sidang I
Sidang II
Pembicara :
-
Pancasila Sebagai Sistem Filsafat
1. Kesatuan Pancasila majemuk tunggal bersifat organis
2. bentuk susunan majemuk tunggal bersifat organis
3. sila-sila Pancasila saling mengkualifikasi
-
Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan, dan pemikiran manusia secara kritis, dan dijabarkan dalam konsep mendasar.[1] Filsafat tidak di dalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen, dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi, dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Untuk studi falsafi, mutlak diperlukan logika berpikir, dan logika bahasa.
Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. Hal itu membuat filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat, yaitu spekulasi, keraguan, rasa penasaran, dan ketertarikan. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam, sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal.