Section outline
-
Selamat Datang di Mata Kuliah Praktikum Geomatika II dengan Kode Mata Kuliah SPR6335.

Dosen pengampu akan membimbing dalam kegiatan belajar selama satu semester pada mata kuliah ini. Sebelum memulai materi perkuliahan, penting untuk memeriksa Pengantar di bawah ini agar Anda dapat lebih tentang deskripsi mata kuliah, capaian pembelajaran, peta kompetensi, bobot penilaian pada mata kuliah ini. Disertakan juga file RPS (Rencana Pembelajaran Semester) untuk referensi Anda. Selamat belajar, teman-teman!
-
Selamat datang di pertemuan pertama, kali ini kita akan membahas Pendahuluan untuk Praktikum Geomatika II. Jika sebelumnya pada praktikum geomatika I menggunakan alat waterpass. Untuk praktikum kali ini menggunakan alat theodolite dan total station. Yuk semester ini belajar cara menggunakan theodolite dan total station! Selamat membaca dan selamat belajar!
Activities: 1 -
Kali ini kita akan membahas "Pengenalan Alat Theodolite." Apakah ada yang sudah tahu apa itu theodolite? Theodolite adalah instrument atau alat yang dirancang untuk pengukuran sudut yaitu sudut mendatar yang dinamakan dengan sudut horizontal dan sudut tegak yang dinamakan dengan sudut vertikal, dimana sudut – sudut tersebut berperan dalam penentuan jarak mendatar dan jarak tegak diantara dua buah titik lapangan. Selengkapnya ada dalam modul berikut ini!
Activities: 4-
Opened: Sunday, 18 August 2024, 12:00 AMDue: Sunday, 25 August 2024, 12:00 AM
Lakukan penegakkan dan centering alat theodolite seperti langkah-langkah di atas.
Praktikum dilakukan berkelompok, dengan jumlah tiga kelompok (masing-masing terdapat 4-5
anggota). Laporan berupa dokumentasi proses menegakkan alat dan centering.Buat laporan Praktikum Penegakkan dan Centering Theodolite:
1. Satu laporan untuk satu kelompok
2. Laporan berisi konsep alat theodolite, proses menegakkan dan centering theodolite beserta dokumentasi foto.
3. Laporan diunggah di besmart UNY
-
Sudut horisontal adalah sudut yang diperoleh dengan mengurangkan bacaan arah horisontal piringan mendatar suatu theodolit. Ada tiga syarat dasar menentukan sudut, yaitu :
- Garis awal/ acuan
- Arah putaran
- Jarak sudut/ besar sudut
Selengkapnya di modul berikut ini!
Activities: 4 -
Pengukuran tachimetri menghasilkan posisi detail X, Y dan Z secara optis. Data yang diperoleh dari pengukuran adalah bacaan benang rambu, bacaan vertikal, bacaan horisontal, dan ketinggian alat. Selengkapnya di dalam modul berikut ini!
Activities: 4 -
Metode poligon adalah metode penentuan posisi lebih dari satu titik dipermukaan bumi, yang terletak memanjang sehingga membentuk segi banyak, (Wongsotjitro,1977). Unsur-unsur yang diukur adalah unsur sudut dan jarak, jika koordinat awal diketahui, maka titik-titik yang lain pada poligon tersebut dapat ditentukan koordinatnya. Selengkapnya di dalam modul berikut ini!
Activities: 4 -
Pemetaan situasi dan detail adalah pemetaan suatu daerah atau wilayah ukur yang mencakup penyajian dalam dimensi horisontal dan vertikal secara bersama-sama dalam suatu gambar peta. Selengkapnya dalam modul berikut ini!
Activities: 4