Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang: istilah, defisini, dan konsep dasar kemitraan. Perkuliahan memberikan bekal perkembangan kemitraan dan keterkaitannya dengan kajian Administrasi Publik. Unsur-unsur yang menyusun kemitraan, mekanisme, proses dan tata kelola kemitraan menjadi bahan kajian dalam perkuliahan. Kasus-kasus kemitraan dan analisis keberhasilan melengkapi pengetahuan peserta didik sehingga mampu untuk mengembangkan ketrampilan dalam penugasan paper tentang topik pembelajaran. Pembelajaran diselenggarakan secara kolaboratif dan partisipasif dengan model pembelajaran menggunakan cooperative, collaborative, dan problem based learning. Penilaian dilakukan dengan meggunakan teknik tes, non tes (observasi, portofolio) dan praktik tugas dan diskusi kelompok.
Mata kuliah ini membahas struktur sosial, pola relasi, serta dinamika masyarakat Indonesia dalam perspektif sosiologis dan antropologis. Mahasiswa diperkenalkan pada keragaman budaya, komunitas adat, serta perubahan sosial akibat modernisasi dan globalisasi.
CPL:
CPL 1 - Menguasai konsep dasar ilmu administrasi publik serta teknologi yang relevan, dan mampu menerapkan keterampilan analitis secara profesional dan berintegritas.
CPL 2 - Menguasai konsep dan metode analisis kebijakan publik, serta mampu menyusun rekomendasi kebijakan yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.
CPL 3 - Menguasai konsep pelayanan publik, governansi dan pembangunan, pemerintahan daerah, dan governansi digital, serta mampu menerapkannya secara profesional, inovatif, dan bertanggung jawab.
Mata kuliah ini membahas teori dan praktik implementasi serta evaluasi kebijakan publik. Mahasiswa akan mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan, serta berbagai pendekatan dan teknik evaluasi untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan dampak kebijakan. Pemahaman tersebut menjadi bekal mahasiswa untuk berlatih membuat policy brief sebagai output mata kuliah ini. Mahasiswa dalam pelaksanaan perkuliahan diarahkan untuk terlibat aktif dalam diskusi bersama dan juga berkontribusi dalam membuat tugas-tugas, serta presentasi baik individual atau kelompok dengan menggunakan pendekatan kontekstual, kontruktivisme, realistik menggunakan metode ceramah, Collaborative Partisipative Learning dan Problem Based Learning Model dalam rangka memperkaya pengalaman mereka. Tugas yang diberikan kepada mahasiswa dilakukan secara individu dan kelompok. Untuk mengetahui pencapaian kompetensi, digunakan penilaian tes dan non tes. Penilaian tes berupa pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) sedangkan penilaian non tes berupa penugasan dalam bentuk kelompok dan individu serta presentasi.
Mata kuliah ini mengkaji sistem pembuatan kebijakan, penyediaan pelayanan publik dan penyelenggaraan negara dengan konteks pendekatan perbandingan. Perbandingan administrasi negara bertujuan membandingkan pola-pola administrasi dari berbagai sudut pandang, misalnya membandingkan sistem monarki dengan republik dan sebagainya. Studi perbandingan administrasi negara juga mengkaji lembaga-lembaga negara yang tumbuh dan hidup di dalam suatu negara dalam menjalankan fungsinya mengikuti sistem administrasi yang beragam dan mungkin memiliki unsur-unsur yang sama. Model pembelajaran menggunakan cooperative learning dan contextual learning. Penilaian dalam perkuliahan ini meliputi tes tulis dan non tes melalui review artikel, kuis, penulisan paper dan presentasi paper.
Mata kuliah manajemen konflik sektor public membekali pengetahuan dan keterampilan tentang beragam alat teoritis dan teknis bagi mahasiswa untuk melakukan analisi kebijakan dalam Manajemen konflik sektor public. Oleh karena itu, kerangka analisis yang digunakan dalam MK ini bersifat inter dan multidisipliner. Proses pelaksanaan mata kuliah dilakukan secara blended learning untuk menciptakan proses pembelajaran yang interaktif yang berpusat pada mahasiswa. Mahasiswa dapat mengakses seluruh sumber belajar, berdiskusi, dan mengumpulkan tugas di laman Besmart-UNY. Perkuliahan menggunakan metode berbasis kasus (case method) atau berbasis proyek tim (team-based project) guna mempertajam kemampuan analisis mahasiswa untuk menghadapi kompeksitas isu dan masalah energi, lingkungan dan kebencanaan. Sehingga, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar secara pasif, namun juga aktif karena dapat mengikuti dan mempraktikan materi yang diberikan. Evaluasi perkuliahan dilakukan pada tiap minggu dengan bobot tertentu serta dilakukan evaluasi menggunakan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Rancangan Pembelajaran Semseter (RPS) mata kuliah Analisis Kebijakan Publik ini menggunakan Kurikulum MBKM Prodi S1 Administrasi Publik FIS UNY yang juga mendukung terselenggaranya credit earning sehingga mahasiswa dari prodi dan PT berbeda dapat mengambil mata kuliah ini.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dan pengalaman bagi mahasiswa terkait sistem administrasi pemerintahan dan proses kebijakan publik – sebagai instrumen untuk memecahkan persoalan publik di daerah. Materi bahasan pada perkuliahan ini meliputi pemahaman terhadap seting latar belakang dan persoalan publik yang berkembang di daerah, kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di daerah, rekrutmen pejabat publik daerah, pemetaan sumber daya publik di daerah, kebijakan otonomi daerah, dan secara khusus juga membahas otonomi khusus yang diimplementasikan di beberapa provinsi. Proses pelaksanaan mata kuliah secara online pada semester ganjil dengan bobot 3 SKS dengan menggunakan digital learning environment untuk menciptakan proses pembelajaran interaktif yang berpusat pada mahasiswa berbasis digital. Perkuliahan menggunakan metode berbasis kasus (case method) atau berbasis proyek tim (team-based project) guna mempertajam kemampuan analisis mahasiswa untuk menghadapi berbagai kondisi daerah yang beragam.
Mata kuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa agar memahami bagaimana pemimpin dalam pengambilan keputusan di sektor publik. Beberapa hal yang akan dipelajari terkait konsep dasar kepemimpinan, teori kepemimpinan, teknik kepemimpinan dalam organisasi, perkembangan paradigma pengambilan keputusan, serta proses pengambilan keputusan. Materi perkuliahan ini mengajarkan kepada mahasiswa agar dapat mengidentifikasi bagaimana hubungan antara karakteristik kepemimpinan dengan keputusan yang dihasilkan dalam sektor publik. Mahasiswa dalam pelaksanaan perkuliahan diarahkan untuk terlibat aktif dalam diskusi bersama dan juga berkontribusi dalam membuat tugas-tugas, serta presentasi baik individual atau kelompok dengan menggunakan pendekatan kontekstual, kontruktivisme, realistik menggunakan metode ceramah, Collaborative Partisipative Learning dan Problem Based Learning Model dalam rangka memperkaya pengalaman mereka. Untuk mengetahui pencapaian kompetensi, digunakan penilaian tes dan non tes. Penilaian tes berupa pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) sedangkan penilaian non tes berupa penugasan dalam bentuk kelompok dan individu serta presentasi.
Mata kuliah Pembangunan Regional dan Perkotaan mempelajari dinamika pembangunan wilayah dan kota melalui perspektif ketimpangan spasial, tata kelola, serta faktor ekonomi dan sosial. Kajian ini mencakup teori aglomerasi dan ketimpangan wilayah seperti Krugman (1998), serta tata kelola perkotaan yang menekankan koalisi aktor publik–privat. Mahasiswa diarahkan untuk memahami bagaimana kebijakan publik dirancang guna mengembangkan wilayah, mengurangi disparitas, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perencanaan ruang dan strategi pembangunan berkelanjutan.
Mata kuliah Metodologi Penelitian Administrasi & Kebijakan (MPAK) merupakan mata kuliah inti yang dikembangkan dari rumpun keilmuan Administrasi Publik sebagaimana dirumuskan oleh IAPA (Indonesian Association for Public Administration). MPAK dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kerangka berpikir, keterampilan, dan pengalaman dalam melakukan penelitian ilmiah di bidang administrasi publik dan kebijakan. Secara khusus, mata kuliah ini menekankan pada pemahaman paradigma dan pendekatan penelitian dalam Administrasi Publik, baik yang bersifat kuantitatif, kualitatif, maupun campuran (mixed methods), sesuai dengan kebutuhan riset kebijakan, tata kelola pemerintahan, serta pembangunan negara. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Merumuskan fokus penelitian yang relevan dengan isu-isu administrasi publik.
- Melakukan telaah pustaka (literature review) untuk menemukan gap penelitian.
- Menyusun instrumen penelitian dan pedoman pengumpulan data.
- Menetapkan sumber data yang tepat sesuai konteks penelitian.
- Menguasai teknik pengumpulan dan analisis data.
Hasil akhir pembelajaran adalah kemampuan mahasiswa untuk menyusun desain penelitian (research design) yang dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan tugas akhir/skripsi, serta menjadi bekal dalam pengembangan pengetahuan dan praktik Administrasi Publik di Indonesia.
Mata kuliah Keuangan Publik mendeskripsikan kegiatan sektor pemerintah dan swasta dalam pengelolaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan publik.
Kuliah ini menjelaskan tentang teori dan konsep governansi digital pada organisasi publik meliputi; konsep dasar digital governance, digital governance dan peningkatan pelayanan publik, aplikasi demokrasi digital, faktor-faktor yang mempengaruhi desain dan pengaplikasian governansi digital. Dengan mengikuti kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami teori dan konsep governansi digital pada organisasi publik. Untuk itu, mata kuliah ini melakukan pembelajaran menyeluruh dan mendalam meliputi konsep dasar digital governance, bagaimana digital governance dapat meningkatkan pelayanan publik, aplikasi demokrasi digital, faktor-faktor yang mempengaruhi desain dan pengaplikasian governansi digital.
CPMK
CPMK 1 : Mahasiswa mampu memahami e-government, e- governance, digital governance
CPMK 2 : Mahasiswa mampu memahami prinsip Good Governance dan mampu menerapkannya dalam menganalisis proses implementasi transformasi digital yang ada pada sektor publik
CPMK 3 : Mahasiswa mampu memahami pengaruh e- government/ e-governance/ digital governance dalam penyelenggaraan good governance (Partisipasi, Trust, Transparansi, Korupsi) dan peningkatan kinerja organisasi di sektor publik
CPMK 4 : Mahasiswa menghasilkan analisa terhadap fenomena dan studi kasus dalam penyelenggaraan e-government/ e-governance/ digital governance dengan menggunakan kerangka good governance dan peningkatan kineria organisasi sektor publik
Mata kuliah Analisis Kebiajakan Publik dirancang untuk membekali pengetahuan dan keterampilan tentang beragam alat teoritis dan teknis bagi mahasiswa untuk melakukan analisis kebijakan publik. Mahasiswa akan mempelajari konsep dasar dan kompleksitas fenomena kebijakan publik, berbagai model dan kerangka kerja analisis kebijakan, serta tahapan analisis seperti perumusan masalah, peramalan, pengembangan alternatif kebijakan, hingga pemantauan dan evaluasi kebijakan. Selain itu, mata kuliah ini juga mengajarkan penggunaan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam analisis kebijakan guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang rasional, evidence-based, dan aplikatif dalam konteks administrasi publik. Perkuliahan dilakukan secara blended learning, yaitu dengan pertemuan luring dan daring.