Mata kuliah Teknologi Pemesinan Non Konvensional, 1 sks teori dan 1 sks praktik, merupakan mata kuliah wajib. Mata kuliah ini memberikan bekal teori dan
praktik bagi mahasiswa untuk merencanakan dan melaksanakan proses pemesinan non konvensional. Mata kuliah berisi konsep dasar proses pemesinan non
konvensional, teori dan aplikasi EDM, Jet Machining, ECM, Plasma Cutting dan Laser Cutting. Tujuannya mahasiswa dapat menjelaskan dan mengajarkan
kembali konsep dasar pemesinan non konvensional. Selain itu dapat merencanakan proses dan membuat produk menggunakan mesin non konvensional.
Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui project, tugas, laporan, tes tertulis, dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran.
Mata kuliah ini berbobot 3 sks (2 sks teori dan 1 sks praktik). Matakuliah ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami konsep, teori dan aplikasi metrologi, prinsip-prinsip pengukuran, teknik kalibrasi, serta penggunaan alat-alat ukur di industri manufaktur meliputi alat ukur langsung dan tidak langsung, silindris, kekasaran, instrumentasi berbasis digital dan modern berdasarkan SOP yang baik dan benar. Pembelajaran dilaksanakan dengan metode demonstrasi, virtual dan animasi, diskusi dan kolaborasi aktif antara mahasiswa dan dosen baik secara individual maupun kelompok yang disertai dengan tugas-tugas sebagai pendukung dalam memahami materi perkuliahan.
Mata kuliah ini terdiri atas 1 sks teori, dan 2 sks praktik untuk membekali mahasiswa program dengan kompetensi tentang mendesain merancang serta membuat produk manufaktur melalui proses pengecoran logam. Materi teori yang dipelajari meliputi teori, konsep, prinsip, dan teknik pengecoran, karakterisasi dan standar pengujian produk pengecoran, serta macam-macam cacat produk cor. Materi kegiatan praktik diberikan untuk membentuk ketrampilan membuat rencana pengecoran, membuat gambar rancangan pola cetakan, membuat cetakan (moulding), melebur dan menuang logam aluminium, melakukan pengerjaan akhir produk serta menganalisis hasil produk pengecoran. Metode perkuliahan menggunakan team-based project. Evaluasi yang dilakukan meliputi evaluasi pengetahuan yang dilakukan melalui tes serta hasil analisis pemeriksaan produk, dan evaluasi keterampilan yang dilakukan melalui observasi proyek dan kualitas produk.
Mata kuliah Aljabar Linier, memiliki bobot 2 sks teori, bersifat wajib lu-lus, membahas tentang: ruang vektor dan operasi vektor; sistem persamaan linier; aljabar matriks dan aplikasinya; determinan; nilai eigen dan vektor eigen; dan aplikasi aljabar linier ada bidang manufaktur. Model pembelajaran mata kuliah menggunakan inqury-based-learning dengan strategi scaffolding. Tujuanmatakuliah ini adalah mahasiswa memiliki kompetensi pengetahuan tentang aplikasi aljabar linier dan memiliki sikap sebagai seoranginsinyur yang mempunyai tanggungjawab dan sense of engineering yang baik. Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan tugas, testertulis, dan partisipasi mahasiswa dalam kelas.
Mata kuliah Aljabar Linier, memiliki bobot 2 sks teori, bersifat wajib lu-lus, membahas tentang: ruang vektor dan operasi vektor; sistem persamaan linier; aljabar
matriks dan aplikasinya; determinan; nilai eigen dan vektor eigen; dan aplikasi aljabar linier ada bidang manufaktur. Model pembelajaran mata kuliah
menggunakan inqury-based-learning dengan strategi scaffolding. Tujuanmatakuliah ini adalah mahasiswa memiliki kompetensi pengetahuan tentang aplikasi
aljabar linier dan memiliki sikap sebagai seoranginsinyur yang mempunyai tanggungjawab dan sense of engineering yang baik. Evaluasi pembelajaran dilakukan
dengan tugas, testertulis, dan partisipasi mahasiswa dalam kelas.
Mata kuliah Analisis Numerik, terdiri dari 2 sks teori, bersifat wajib lulus dengan nilai minimal D. Mata kuliah ini membahas enam pokok bahasan utama, yaitu: (1) akar-akar persamaan, (2) persamaan aljabar linier, (3) interpolasi, (4) diferensiasi dan integrasi numerik, dan (5) Persamaan Differensial Biasa. Mata kuliah ini menggunakan metode ceramah, diskusi, problem learning, demonstrasi dan penugasan. Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan penilaian tugas, tes tertulis, partisipasi mahasiswa dalam kelas.
Mata kuliah Perpindahan Kalor (TMA 6220) berbobot 2 sks. Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki kompetensi pengetahuan mengenai
perpindahan panas pada industri dan memiliki sikap sebagai seorang insinyur yang mempunyai tanggungjawab dan sense of engineering yang baik. Materi kuliah
Perpindahan Panas meliputi: konduksi kalor steady, konveksi paksa, konveksi alami, transfer kalor radiasi, alat penukar kalor, serta aplikasi perpindahan panas
pada industri.
Mata kuliah Desain Produk merupakan mata kuliah wajib dengan bobot 1 sks teori dan 2 sks praktik. Materi kuliah Desain Produk meliputi: studi kasus pada desain produk; mengidentifikasi pasar dan taktik untuk mengidentifikasi peluang produk; perencanaan dan pengembangan produk; menerapkan spesifikasi teknis; reverse engineering dan benchmarking; pemodelan fungsional; pembuatan konsep desain; desain berorientasi X (manufacturability, assembly, environment). Metode pembelajaran mata kuliah Desain Produk menggunakan project based learning. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami prinsip dan praktek Design for Manufacturability and Assembly, mengetahui proses pengembangan produk yang ada di industri, mampu mengidentifikasi kelayakan produk, memahami kebutuhan konsumen dan menuangkannya ke dalam kebutuhan teknik. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tugas, laporan, praktik, tes tertulis, dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran.
Mata kuliah ini berbobot 2 sks teori dan 1 sks praktik dan bersifat wajib tempuh. Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dasar dan ketrampilan dasar kepada
mahasiswa dalam memahami konsep korosi, jenis korosi dan tinjauannya, pengukuran korosi, dan pengendalian korosi. Mata kuliah ini juga mendasari
pengetahuan dan ketrampilan dasar pada sifat fisis bahan teknik seperti ikatan atom logam, struktur kristal logam, cacat pada struktur kristal, dan difusi logam.
Tujuan mata kuliah ini adalah memberikan kompetensi analisa bahan yang mengalami korosi dan mampu menyelesaikan permasalahan korosi serta mampu
merencanakan desain produk yang yang mengakomodasi aspek korosi. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui keaktifan diskusi, penugasan, ujian, dan
partisipasi mahasiswa dalam kelas.
B.
Perancangan Jig and Fixture untuk Program Studi Teknik Manufaktur berbobot 3 SKS (2T1P) bersifat wajib lulus minimal C.
Desain Produk meliputi studi kasus pada desain produk; mengidentifikasi pasar dan taktik untuk mengidentifikasi peluang produk; perencanaan dan pengembangan produk; menerapkan spesifikasi teknis; reverse engineering dan benchmarking; pemodelan fungsional; pembuatan konsep desain; desain berorientasi X (manufacturability, assembly, environment).
Metode pembelajaran mata kuliah Desain Produk menggunakan project based learning. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami prinsip dan praktek Design for Manufacturability and Assembly, mengetahui proses pengembangan produk yang ada di industri, mampu mengidentifikasi kelayakan produk, memahami kebutuhan konsumen dan menuangkannya ke dalam kebutuhan teknik.
Mata kuliah Teknologi Pemesinan Non Konvensional, 1 sks teori dan 1 sks praktik, merupakan mata kuliah wajib. Mata kuliah ini memberikan bekal teori dan praktik bagi mahasiswa untuk merencanakan dan melaksanakan proses pemesinan non konvensional. Mata kuliah berisi konsep dasar proses pemesinan non konvensional, teori dan aplikasi EDM, Jet Machining, ECM, Plasma Cutting dan Laser Cutting. Tujuannya mahasiswa dapat menjelaskan dan mengajarkan kembali konsep dasar pemesinan non konvensional. Selain itu dapat merencanakan proses dan membuat produk menggunakan mesin non konvensional. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui project, tugas, laporan, tes tertulis, dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran
Simulasi dan Analisis Teknik TMA6343 - 3 SKS
Simulasi Teknik dengan sofware memungkinkan engineer menganalisis dan memvalidasi performa model CAD 3D sebelum dibuat prototype nya secara fisik. Secara empiris, penggunaan software simulasi dan analisis teknik memungkinkan pengurangan kebutuhan membuat prototype hingga separuhnya, mempersingkat produk masuk pasaran dan rework hingga sepertiganya.
Verifikasi desain menggunakan simulasi membantu mengurangi desain waktu daur hidup produk dan biaya secara signifikan. Simulasi tidak hanya memprediksi mode potensi kegagalan produk, namun juga memberi petunjuk terhadap peluang optimalisasi.
Simulasi dan Analisis Teknik meliputi analisis tegangan, deformasi, temperatur dan getaran dengan metode elemen hingga (Finite Element Methods, FEM)
Mata kuliah Kinematika dan Dinamika Teknik berbobot 3 sks bersifat wajib lulus. Materi perkuliahan meliputi kinematika partikel dan kinematika benda tegar, tinjauan gerak kinematik, mekanisme dalam mesin industri dan elemen-elemennya, analisis kinematis yang meliputi analisis kecepatan, percepatan, dan sintesis suatu mekanisme, massa dan kelembaman, analisis dinamik dan kesetimbangan dinamis. Mahasiswa diharapkan dapat menganalisis pergerakan yang ada dalam suatu mekanisme mesin industri dan mampu merancang mekanisme yang dibutuhkan untuk tujuan gerakan yang ditetapkan, serta melakukan analisis kinematik dan kinetik.
Aljabar Linear merupakan matakuliah dasar keteknikan wajib pada kurikulum program studi sarjana teknik manufaktur. Matakuliah ini membahas dasar-dasar Aljabar Linier yang berkaitan dan dapat diterapkan pada bidang manufaktur. Materi mata kuliah ini memberikan konsep dasar persamaan linier dan penyelesaiannya, matriks dan ruang vektor serta operasi-operasi yang terkait dengannya. Materi kuliah dalam satu semester mencakup: persamaan linier dan penyelesaiannya, matriks dan operasinya, invers dan determinan matriks persegi, vektor pada bidang dan ruang, basis ruang vektor, ruang hasil kali dalam, transformasi linier dan regresi linear.
CAD CAM (Computer-aided design and Computer-aided manufacturing) DME 6223 berbobot 2 sks praktik. Mata kulliah ini meliputi pemodelan dengan CAD, kemudian pemesinan dengan CAM Turning dan CAM Milling. CAM Turning meliputi bubut lurus, bubut bertingkat, bubut alur, bubut ulir, dan bubut bentuk kompleks. CAM Milling meliputi CAM milling 2D dengan kontur lurus dan melingkar, pocket, siklus drilling, dan CAM bentuk kompleks 3D. Sarana yang dibutuhkan untuk mata kuliah ini adalah perangkat lunak CAM, mesin CNC Turning dan CNC Milling.
Matakuliah Listrik dan Elektronika Industri bertujuan memberikan pengetahuan tentang dasar kelistrikan dan dasar elektronika bagi mahasiswa Teknik Manufaktur. Materi mata kuliah terdiri dari: (1) dasar listrik (besaran listrik, alat ukur listrik, rangkaian listrik, motor listrik, rangkaian kendali motor listrik); (2) dasar elektronika analog dan digital (komponen elektronika, rangkaian elektronika, gerbang logika, rangkaian digital, kendali analog, dan kendali digital; (3) kendali berbasis mikrokontroler ( hardware, software, rangkaian driver).
Teknologi Pemesinan CNC membahas tentang pemrograman mesin bubut CNC (turning) dan mesin Frais CNC (milling). Media ajar yang digunakan adalah software simulator mesin CNC, Mesin bubut CNC dengan sistem kontrol Fanuc OiT dan mesin frais CNC dengan sistem kontrol Fanuc OiM dan Mitsubhisi M70.