Fahmi Al Kahfi_23060430067

Fahmi Al Kahfi_23060430067

oleh Fahmi Al Kahfi 23060430067 -
Jumlah balasan: 0

Jika atlet sudah mengalami kekakuan otot menjelang pertandingan, massage harus dilakukan bertahap, tidak terlalu keras, dan fokus pada pemanasan otot, bukan terapi dalam (deep tissue). Berikut langkah-langkah dan tujuannya:

ย 

1. Effleurage (Usapan)

Cara:
Gerakan mengusap ringan hingga sedang menggunakan telapak tangan, searah aliran darah (menuju jantung).

Tujuan:

  • Melancarkan peredaran darah
  • Menghangatkan otot
  • Mempersiapkan jaringan sebelum teknik berikutnya
  • Memberikan efek relaksasi awal

ย 

2. Petrissage (Remasan)

Cara:
Gerakan meremas, mengangkat, dan memijat otot secara perlahan.

Tujuan:

  • Mengurangi ketegangan/kekakuan otot
  • Meningkatkan elastisitas otot
  • Memperbaiki sirkulasi darah dan limfa

ย 

3. Friction (Tekanan Gesek)

Cara:
Gerakan menekan dan menggesek pada titik tertentu (area yang terasa kaku/nyeri).

Tujuan:

  • Mengurangi titik nyeri (trigger point)
  • Menghancurkan adhesi (perlekatan jaringan)
  • Meningkatkan fleksibilitas lokal

ย 

4. Tapotement (Pukulan Ringan)

Cara:
Gerakan menepuk ringan dengan sisi tangan atau ujung jari.

Tujuan:

  • Menstimulasi otot agar lebih siap aktivitas
  • Meningkatkan tonus otot (kesiapan kontraksi)
  • Memberikan efek segar dan meningkatkan kewaspadaan atlet

ย 

5. Vibration (Getaran)

Cara:
Gerakan getaran halus menggunakan tangan pada otot.

Tujuan:

  • Mengurangi ketegangan sisa
  • Memberikan relaksasi akhir
  • Menenangkan sistem saraf

ย 

6. Effleurage (Penutup)

Cara:
Kembali ke usapan ringan.

Tujuan:

  • Menormalkan kembali jaringan
  • Melancarkan aliran darah setelah manipulasi
  • Memberikan efek nyaman dan siap bertanding