1. Gizi seimbang penting karena anak sekolah sedang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang cepat. Dengan nutrisi yang tepat dapat meningkatkan konsentrasi dan kemampuan belajar siswa dikelas, membantu proses pertumbuhan fisik pada anak dan sistem kekebalan tubuh pada anak, dan menjaga energi anak dalam beraktivitas sepanjang hari.
2. Masalah gizi yang sering terjadi pada anak sekolah di Indonesia mencerminkan kondisi gizi ganda. Di satu sisi, masih banyak anak yang mengalami kekurangan gizi seperti stunting akibat kekurangan gizi kronis dan anemia karena kurang zat besi. Di sisi lain, terdapat peningkatan kasus kelebihan gizi berupa overweight dan obesitas yang dipicu oleh pola makan tinggi gula, garam, dan lemak serta kurangnya aktivitas fisik. Selain itu, kebiasaan tidak sarapan atau lebih memilih makanan cepat saji juga menjadi masalah yang berdampak pada konsentrasi dan prestasi belajar anak.ย
3. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat bagi siswa. Upaya yang dapat dilakukan antara lain menyediakan kantin sehat dengan pilihan makanan bergizi, memberikan pendidikan gizi yang mengajarkan cara memilih makanan sehat dan membaca label makanan, serta membiasakan waktu makan yang teratur dalam lingkungan yang positif. kemudian pada Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat anak. Peran tersebut diwujudkan dengan merencanakan dan menyediakan makanan bergizi di rumah sehingga anak terbiasa mengonsumsi makanan yang seimbang. Selain itu, keluarga juga berfungsi sebagai pengawas dengan memantau asupan gizi anak agar sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan mereka. Tidak kalah penting, keluarga mendukung kebiasaan makan sehat dengan memberikan teladan melalui pola makan yang baik dan konsisten.