Bab 1: Pendahuluan
1. BAB 1 Pendahuluan
1.5. Pengaruh Transformasi Digital terhadap Individu dan Perusahaan/Bisnis
Gagasan bahwa pelanggan dapat memesan mobil di mana saja dan kapan saja dengan satu klik telah mengubah gagasan tentang layanan transportasi khusus dalam skala besar. Fenomena Uber menjadi contoh untuk mengubah konsep layanan. Keberhasilan aplikasi ini, yang dihasilkan dari revolusi digital, hanyalah awal dari transformasi ekonomi yang tak terhindarkan dengan kecenderungan para profesional yang berdampak dari semua sektor.
Transformasi Digital: Dampak pada Individu
Eksekutif
Transformasi ini berarti perubahan cara pandang orang-orang yang mengatur proses organisasi. Institusi membutuhkan perubahan di antara para eksekutif yang dikarenakan yang memainkan peran utama dalam pengembangan strategi dan pelaksanaannya. Hal tersebut menuntut para eksekutif untuk memiliki visi dan memikirkan kembali seluruh proses pelaksanaan bisnis, mengubah segalanya mulai dari pembuatan produk hingga cara pemasaran dan layanannya. Transformasi digital juga menuntut para eksekutif untuk mengalihkan perhatian mereka dari menyempurnakan produk yang sudah ada ke beradaptasi dengan perubahan baru. Proses ini melibatkan integrasi proses bisnis baru, praktik, dan sistem informasi yang selaras dengan tujuan untuk memelihara hubungan pelanggan yang baik.
Chief Experience Officer (CXO)
Seorang chief experience officer (CXO) adalah seorang eksekutif yang bertanggung jawab atas keseluruhan mengenai produk dan layanan organisasi. Transformasi digital membutuhkan perubahan tidak hanya di antara eksekutif tetapi juga di antara CXO yang merupakan perwakilan dari suatu organisasi.CXO bertugas melakukan inovasi ekonomi digital untuk menentukan cara kerja baru, meningkatkan layanan pelanggan, dan menciptakan platform teknologi, mengusulkan strategi dan pimpin jalan menuju perubahan besar, dan memperkenalkan inisiatif branding untuk menemukan kebutuhan baru dan laten yang memberikan peluang untuk mengubah dan membentuk berbagai hal untuk masa depan
Tetapkan visi yang luas, usulkan strategi, dan organisasi bebas dari warisan dan kebiasaan saat ini, mendorongnya menuju pola pikir digital
Organisasi perlu berevolusi secara digital untuk mengatasi lanskap bisnis yang terus berubah. Alasan semakin pentingnya Transformasi Digital adalah:
Acceleration of Change - Laju perubahan digital meningkat secara eksponensial, sehingga sangat sulit untuk mempertahankan posisi kepemimpinan industri dan membutuhkan percepatan solusi digital baru yang dibawa ke pasar.
Persaingan Digital - Meningkatnya tekanan persaingan digital telah memaksa bisnis yang sudah lama berdiri untuk menguji kembali model mereka di jalur start-up "digital yang lahir" baru.
Harapan Pelanggan - Pelanggan mengharapkan pengalaman yang baik di semua titik kontak. Penting untuk memastikan bahwa interaksi mereka mulus dan luar biasa.
Adopsi Digital: Adopsi digital dari Big data, otomatisasi, dan IoT mengharuskan perusahaan untuk bertransformasi sepenuhnya.
Transformasi Digital : Dampak pada industri
Alasan semakin pentingnya Transformasi Digital untuk suatu industri adalah:
- Acceleration of Change - Laju perubahan digital meningkat secara eksponensial, sehingga sangat sulit untuk mempertahankan posisi kepemimpinan industri dan membutuhkan percepatan solusi digital baru yang dibawa ke pasar.
- Persaingan Digital - Meningkatnya tekanan persaingan digital telah memaksa bisnis yang sudah lama berdiri untuk menguji kembali model mereka di jalur start-up digital yang lahir baru.
- Harapan Pelanggan - Pelanggan mengharapkan pengalaman yang baik di semua titik kontak. Penting untuk memastikan bahwa interaksi mereka baik dan lancer.
- Adopsi Digital: Adopsi digital dari Big data, otomatisasi, dan IoT mengharuskan perusahaan untuk bertransformasi sepenuhnya.