Section outline
-
Silahkan Anda cermati PENGANTAR/PENDAHULUAN mata kuliah Pencegahan dan penanganan Cedera Olahraga, baca dan cermati untuk dapat memahami capaian pembelajaran, peta kompetensi, sistem penilaian, jenis tatap muka dan petunjuk mempelajari media pembelajaran, cara komunikasi dan referensi
-
Salam OR. Bagaimana kabar Anda hari ini? Ayo Semangat?
Cedera olahraga adalah jenis cedera yang terjadi saat seseorang beraktivitas fisik, baik dalam latihan, pertandingan, atau aktivitas fisik sehari-hari. Cedera ini bisa terjadi pada berbagai bagian tubuh, seperti otot, sendi, ligamen, atau tulang. Cedera olahraga dapat bervariasi dari ringan hingga serius, dan seringkali memerlukan perawatan atau rehabilitasi.
-
Salam OR. Bagaimana kabar Anda hari ini? Ayo Semangat?
Pada bagian ini akan diuraikan tentang: (1) konsep pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), (2) macam-macam penolong pada keadaan darurat, (3) kewajiban seseorang penolong, (4) tujuan pertolongan pertama, (5) etika penolong, (6) alat pengaman pada P3K, dan (7) sistem pelayanan gawat darurat terpadu (SPGDT).
-
Pada bagian ini akan diuraikan tentang: (1) penilaian keadaan, (2) penilaian dini, dan (3) pemeriksaan fisik dan pemeriksaan berkala.
Dalam melakukan tindakan pertolongan harus diperhatikan keadaan seluruh korban dan sekitar korban. Perhatian terhadap keseluruhan keadaan korban dan sekitar korban disebut penilaian. -
Sebelum memberikan pertolongan, maka penolong dituntut untuk bisa memberikan penilaian, baik terhadap keadaan penderita maupun situasi dan kondisi secara keseluruhan pada saat itu, Penolong harus melakukan penilaian dengan baik sehingga penatalaksanaan penderita dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya dan memastikan bahwa tidak ada yang terlewat. Penatalaksanaan penderita bergantung kepada kesimpulan penilaian penolong apakah penderita ini tergolong suatu kasus ruda paksa (trauma, cedera) atau penyakit (medis). Dalam melakukan penilaian keadaan ada beberapa pertanyaan yang dapat membantu penolong melakukan analisa.
Dalam melakukan Pertolongan Pertama (PP), Kita juga harus tahu apa itu Anatomi dan Faal Dasar. Anatomi adalah ilmu urai tubuh. Yaitu ilmu yang mempelajari susunan dan bentuk tubuh. -
Di dalam menangani cedera olahraga (sport injury) agar terjadi pemulihan seorang atlet untuk kembali melaksanakan kegiatan dan kalau perlu ke prestasi sebelum cedera. Kita ketahui bahwa penyembuhan penyakit atau cedera memerlukan waktu penyembuhan yang secara alamiah tidak akan sama untuk semua/atau bermacam alat (organ) atau system jaringan di tubuh kita, selain itu juga penyembuhan juga tergantung dari derajat kerusakan yang diderita oleh jaringan, cepat lambat serta ketepatan penanggulangan secara dini.
-
Pulih tidaknya cedera sebagian besar tergantung tindakan pertama pada cedera. Cedera ringan tidak kalah berbahayanya dari cedera berat terhadap masa depan atlet. Dalam rangka persiapan menghadapi suatu event, mengistirahatkan atlet boleh dikatakan mustahil, karena waktu yang tersedia selalu terbatas. Di sinilah muncul seni yang tinggi tentang pengelolaan atlet yang cedera
Pelatih harus menyadari bahwa tiap olahraga mempunyai kecenderungan cedera yang berbeda, sebagai pelatih haruslah mengetahui cara pencegahan ataupun pertolongan pertama secara benar. Banyak sekali penyebab-penyebab cedera olahraga yang perlu diperhatikan, sehingga para atlet dapat menepis atau menghindari kecenderungan untuk cedera olahraga. -
Dalam melakukan perawatan dan penanganan cedera olahraga terlebih dahulu mengetahui, dan apa yang harus dikerjakan. Ada tidakkah perdarahan, fraktur tulang (patah tulang) dan sebagainya, atau mungkin kerusakan jaringan lunak yang sering terjadi dalam olahraga, bahkan mungkin terjadi kerusakan pembuluh darah kecil atau besar (perdarahan di bawah kulit) di daerah itu, bila ini terjadi aka nada warna ungu, nyeri dan bengkak.
-
Pertolongan Pertama adalah Pertolongan Semantara Yang Diberikan Terhadap Seseorang Yang Mengalami Sakit Atau Kecelakaan Sebelum Ditangani Oleh Tim Medis/ Dokter. Untuk Itu Diperlukan Pengetahuan P3K Yang Dimiliki Setiap Orang Apabila Memerlukan Pertolongan Secara Mendadak Dan Dapat Diberikan Secara Mendadak. (P3K) adalah bantuan perawatan gawat darurat yang pertama diberikan kepada korban kecelakaan atau cedera sebelum dokter datang atau dibawa ke rumah sakit terdekat (Yunisa, 2019).
-
Tindakan resusitasi merupakan tindakan yang harus dilakukan dengan segera sebagai upaya untuk menyelamatkan hidup. Tindakan resusitasi ini dimulai dengan penilaian secara tepat keadaan dan kesadaran penderita kemudian di lanjutkan dengan pemberian bantuan hidup dasar (Basic life support) yang bertujuan untuk oksigenasi darurat.
-
Olahraga dapat digolongkan menjadi olahraga yang melibatkan kontak tumbukan fisik, olahraga yang melibatkan kontak fisik terbatas, kontak terbatas, dan olahraga yang tidak melibatkan kontak fisik. Pada bagan berikut ini menggolongkan berbagai olahraga dalam klasifikasi-klasifikasi tersebut. Meskipun cedera dapat terjadi pada setiap olahraga, cedera- cedera tertentu seperti cedera kepala dan tulang belakang lebih sering terjadi pada olahraga yang melibatkan kontak/ tumbukan fisik. Namun demikian, menggolongkan suatu olahraga sebagai olahraga yang melibatkan kontak fisik terbatas atau yang tidak melibatkan kontak fisik tidak dapat menghindari kemungkinan terjadinya cedera serius(Bravo, Parra, Mendes, & de Jesus Pereira, 2016).
-
Untuk melakukan massage tentunya kita memerlukan persiapan-persiapan agar jalannya proses massage lancar pelaksanaannya dan si pasien merasa puas atas hasil massage kita, tidak cukup hanya dengan menguasai teori dan keterampilan praktik saja yang harus dipersiapkan.
-
Ada beberapa cara pemijatan atau yang lazim disebut teknik manipulasi yang dipergunakan dalam massage. Masing-masing mempunyai efek dan penggunaannya sendiri-sendiri, dalam perawatan dimana massage dipergunakan, tidak semua macam manipulasi dipakai sekaligus, tetapi dipilih dua atau lebih menipulasi yang sesuai dengan kebutuhan tujuan perawatan.
-
Teknik manipulasi sport massage telah banyak dimodifikasi sehingga banyak variasi-variasi gerakan baru tercipta. Tetapi dasar dari teknik sport massage ini akan dijelaskan pada bab ini. Manipulasi dalam massage merupakan teknik yang harus dikuasai pada saat mau memassage pasien. Bila seorang masseur sering malakukan massage, ia akan banyak memiliki teknik sesuai dengan kebiasaan yang sering dilakukan.
-
Keadaan otot sangat mempengaruhi kondisi atlet, jadi masseur harus tahu pertumbuhan otot atlet dan mempelajari gerakan-gerakan atlet, sehingga dapat melakukan massage sesuai dengan yang dibutuhkan atlet, persiapan tersebut berperan dalam membantu mengatur kondisi otot, memperkuat kekuatan otot dan mencegah berkurangnya kekuatan otot atlet. Masseur harus tahu teknik yang sesuai dengan jenis olahraga. Pada saat akan dilakukan pertandingan masseur harus selalu ingat melakukan massage pada atlet, baik sebelum pertandingan maupun setelah pertandingan.
-
Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas, berdoa sebelum dan sesudah mengerjakan soal. (tulis tangan)