Matakuliah ini membahas Kimia Koordinasi dan senyawa organologam dengan bobot 3 sks teori dan 1 sks praktikum terintegrasi. Kimia Koordinasi membicarakan Kimia Unsur Transisi: pengertian, konfigurasi elektronik, sifat katalitik, sifat magnetik, dan term spektroskopik. Senyawa Kompleks: batasan, formulasi, ikatan, bilangan koordinasi, tata tulis formula, tatanama, sejarah perkembangan formulasi senyawa kompleks menurut teori rantai Blomstrand-Jørgensen, teori Werner, isomeri, dan aplikasi senyawa kompleks.  Konsep nomor atom efektif, dan teori ikatan valensi (hibridisasi), teori Medan Kristal (teori medan ligan): pembelahan orbital d dan konfigurasi elektronik dalam medan oktahedron, tetrahedron dan bujursangkar ; energi kestabilan medan kristal, distorsi Jahn - Teller, kekuatan medan kristal (ligan) dan cara pengukurannya, warna dan pendahuluan spektrum elektronik. Teori orbital molekular senyawa kompleks: Termodinamika dan kinetika senyawa kompleks: kestabilan dan kelabilan, dan konstante keseimbangan ; mekanisme reaksi: substitusi ligan, efek trans, reaksi redoks.  Kimia unsur-unsur transisi dalam (4f dan 5f), dan aplikasi senyawa kompleks.   Praktikum Senyawa Kompleks Aluminium, kromium, besi, kobalt, nikel, tembaga dengan variasi ligan. Senyawa organologam membahas konsep dan sejarah senyawa organologam, mekanisme reaksi senyawa organologam meliputi mekanisme adisi oksidatif, mekanisme eliminasi hidrida, mekanisme transmetalasi, karbometalasi, dan sililmetalasi; contoh reaksi beberapa reagen organologam dan aplikasinya. Dan penggunaan senyawa organologam dalam industri.