Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib lulus dengan nilai minimal C, dengan bobot 2 sks teori dan 2 sks praktik. Dalam mata kuliah ini dibahas tentang proses kerja motor bensin, komponen utama motor bensin, sistem bahan bakar motor bensin, sistem pelumasan, sistem pendinginan, sistem pemasukan dan pembuangan motor bensin, momen dan daya motor, serta tune up dan modifikasi mesin. Dalam pelaksanaannya, pengajaran mata kuliah Teknologi Motor Bensin mencakup kegiatan teori dan praktik di bengkel otomotif serta pemberian tugas individu. Pemberian tugas individu dimaksudkan untuk memperluas dan memperdalam materi kuliah yang diberikan oleh dosen. Proses pembelajaran dalam mata kuliah ini menggunakan gabungan antara metode ceramah dan pendekatan scientific model Problem Based Learning (PBL). Evaluasi hasil belajarnya menggunakan teknik penilaian tes dan non tes. Teknik penilaian yang berupa tes terdiri atas tes tertulis untuk menilai pengetahuan, dan tes kinerja untuk menilai ketrampilan praktik bengkel. Teknik penilaian yang berupa non tes yaitu berdasarkan pengamatan untuk mengetahui keaktifan mahasiswa di kelas pada saat diskusi dengan menggunakan lembar observasi.