MWU Bahasa Inggris PKN
Pendidikan Kewarganegaraan

Perkuliahan ini diperuntukkan bagi mahasiswa UNY untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris secara umum, menguasai kosa kata teknis dan spesifikย yang relevan pada bidang studi atau pekerjaan tertentu, mengembangkan keterampilan komunikasi, serta mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki duniaย kerja dan/atau studi lanjut pada jenjang pendidikan selanjutnya.ย 

Studi Masyarakat Indonesia
Pendidikan Kewarganegaraan

Studi Masyarakat Indonesia merupakan mata kuliah yang memberikan pengantar kritis terhadap struktur, dinamika, dan keragaman masyarakat Indonesia dalam konteks historis, sosial, politik, dan budaya. Mahasiswa akan mengkaji pembentukan masyarakat Indonesia sebagai masyarakat majemuk, dinamika relasi sosial antar kelompok, transformasi nilai dan institusi sosial, serta tantangan kontemporer seperti kesenjangan sosial, konflik identitas, dan integrasi nasional. Tujuan utama mata kuliah ini adalah membekali mahasiswa dengan pemahaman konseptual dan analitis terhadap kompleksitas masyarakat Indonesia serta relevansinya dalam praktik pendidikan dan pemberdayaan sosial. Topik pembahasan meliputi identitas kebangsaan, pluralisme, urbanisasi, perubahan sosial, demokratisasi, keberlanjutan Pembangunan nasional dan tantangan globalisasi mutakhir. Metode penilaian meliputi partisipasi kelas, kajian literatur, esai analitis, serta proyek akhir berbasis studi kasus. Mata kuliah ini juga mendorong pengembangan sikap reflektif, toleransi, dan apresiasi terhadap keberagaman sosial-budaya Indonesia dan reposisi masa depan Indonesia sebagai bagian dari masyarakat global.

Pendidikan Kewarganegaraan Global
Pendidikan Kewarganegaraan

Mata kuliah ini memperkenalkan Pendidikan Kewarganegaraan Global (GCED) dalam konteks pendidikan dan pembangunan global. Mahasiswa akan mempelajari konsep dasar SDGs dan GCED serta memahami GCED. Pengertian "warga negara global" dan "kewarganegaraan global" akan dijelaskan di bawah kerangka kerja UNESCO. Mata kuliah ini juga membahas pedagogi dan strategi dalam mengajarkan GCED, dengan pendekatan berdasarkan teori pembelajaran transformatif dan prinsip-prinsip pedagogis dari GCED. Mahasiswa akan diajak untuk mengembangkan Rencana Aksi berdasarkan pemikiran dan ide mereka. Ini dilakukan dalam rangka mengintegrasikan konsep, prinsip-prinsip pedagogis, dan strategi pengajaran GCED dalam pengajaran GCED secara praktis. Pada akhirnya, mata kuliah ini membantu mahasiswa memperdalam pemahaman tentang GCED dan memberikan pedoman bagi calon pendidik dalam mengajarkan GCED dalam mata pelajaran dan kegiatan pembelajaran mereka.

Pancasila
Pendidikan Kewarganegaraan

Mata kuliah Pancasila dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang ideologi dasar negara Republik Indonesia serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, dengan menggunakan pendekatan Outcome Based Education (OBE). Fokus utama dari mata kuliah ini adalah pada pencapaian hasil belajar yang spesifik dan terukur, termasuk pemahaman konseptual tentang sejarah dan filosofi Pancasila, kemampuan analisis kritis terhadap penerapannya dalam berbagai bidang, serta integrasi nilai-nilai Pancasila dalam praktik profesional dan sosial. Melalui metode pengajaran interaktif, studi kasus, dan proyek kolaboratif, mahasiswa diharapkan dapat menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi secara efektif dalam diskusi, presentasi, dan aplikasi praktis, guna mendukung pengembangan karakter dan profesionalisme yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

FIS6201 Dasar-dasar Ilmu Sosial
Pendidikan Kewarganegaraan

Mata kuliah dasar-dasar ilmu sosial merupakan mata kuliah wajib Fakultas Ilmu Sosial yang ditempuh oleh mahasiswa pada semester 1. Mata kuliah dasar-dasar ilmu sosial membahas dan menganalisis tema-tema sosial yang terjadi di Indonesia dan dunia luar. Kajian teoritis dan membaca realitas sosial menjadi komponen kajian dasar-dasar ilmu sosial. Seperti membincang bidang sosiologi, antropologi, ekonomi dan pembangun, politik, hukum, Hak Asasi Manusia, kriminalitas, dan pendidikan. Tema pokok kajian ilmu sosial itu dibingkai dalam studi kasus sehingga memudahkan mahasiswa memahami realitas beserta bidang kajian ilmu. Melalui studi kasus mahasiswa diharapkan mampu membaca permasalahan yang sudah sering terjadi di dalam masyarakat dan mampu mempunyai perspektif dalam mengurai masalah kebangsaan.

Pendidikan Kewarganegaraan (Gasal 2024 )
Pendidikan Kewarganegaraan

Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan bersifat wajib lulus, berbobot 2 SKS. Mata kuliah ini membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warga negara dengan negara,serta pendidikan pendahuluan bela negara agar menjadi waga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan negaranya. Mata kuliah ini mengkaji : (1) Hak dan kewajiban warga negara; (2) Pendidikan pendahuluan bela negara (3) Demokrasi Indonesia; (4) Hak asasi manusia; (5) Wawasan Nusantara dan identitas nasional Indonesia; (6) Ketahanan nasionional Indonesia; serta strategi ketahanan nasional Indonesia

Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan

Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan bersifat wajib lulus, berbobot 2 SKS. Mata kuliah ini membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warga negara dengan negara,serta pendidikan pendahuluan bela negara agar menjadi waga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan negaranya. Mata kuliah ini mengkaji : (1) Hak dan kewajiban warga negara; (2) Pendidikan pendahuluan bela negara (3) Demokrasi Indonesia; (4) Hak asasi manusia; (5) Wawasan Nusantara dan identitas nasional Indonesia; (6) Ketahanan nasionional Indonesia; serta strategi ketahanan nasional Indonesia

Pendidikan Kewarganegaraan Global (Genap 2023-2024)
Pendidikan Kewarganegaraan

Mata kuliah ini mengkaji dan membahas berbagai aspek kehidupanย  dalam kaitannya dengan perkembangan mutakhir dan isu-isu global PKn.ย  Perhatian juga diarahkan pada pengembangan kemampuan analisis, sintesis dan evaluasi terhadap isu-isu global yang mempengaruhi pemikiran, proses pendidikan, penelitian, dan komunikasi profesional pendidikan kewarganegaraan, melalui kajian internasional berbasis ke-Indonesiaan dalam konteks konsep dan kajian akademik yang bersifat interdisipliner, multukultural, dan kontekstual.

Pendidikan Karakter dan Etika Profesi
Pendidikan Kewarganegaraan
Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami, menganalisis, dan menjelaskan konsep pendidikan karakter bangsa dan membiasakan diriย 
dengan nilai-nilai karakter utama dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memahami dan menganalisis konsep etika profesi guru, lalu menyadariย ย pentingnya etika dan profesi guru serta mampu menerapkannya ketika melaksanakan tugas keguruan. Di samping itu, mata kuliah ini juga memfasilitasiย ย mahasiswa untuk mengembangkan dan menerapkan nilai-nilai karakter bangsa yang bersumberkan pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, yaitu ajaranย ย agama, falsafah negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar NRI 1945, serta nilai-nilai kearifan lokal yang ada di tengah-tengah masyarakat, sertaย ย mengembangkan nilai-nilai etika profesi guru, sehingga mahasiswa kelak menjadi warga negara yang beragama dengan benar, berkarakter mulia, danย 
berkepribadian Indonesia, serta ketika menjadi guru, ia akan mengamalkan seluruh nilai utama dalam pendidikan karakter dan nilai-nilai etika profesi guru.ย 
Mata kuliah ini membahas aspek-aspek penting dalam pendidikan karakter dan etika profesi guru.
Dasar-dasar Ilmu Sosial
Pendidikan Kewarganegaraan

Mata kuliah Dasar-dasar Ilmu Sosial merupakan mata kuliah fakulter pengganti mata kuliah Dasar-dasar Ilmu Sejarah, Dasar-dasar Ilmu Sosiologi, Dasar-dasar Ilmu Politik, Dasar-dasar Ilmu Ekonomi, dan Dasar-dasar Geografi untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial. Bobot mata kuliah ini adalah 2 sks, membahas latar belakang munculnya ilmu-ilmu sosial, ruang lingkup ilmu sosial, manfaat ilmu-ilmu sosial, dan perkembangan ilmu sosial. Perkuliahan ditekankan pada penguasaan konsep dasar ilmu sosial dan penggunaan ilmu-ilmu sosial dalam kehidupan manusia, serta pemanfaatan ilmu-ilmu sosial dalam pendidikan di dasar.