Mata kuliah Komunikasi Politik membahas teori, konsep, dan praktik komunikasi dalam proses politik, meliputi penyampaian pesan politik, peran media massa dan media digital, pembentukan opini publik, strategi kampanye politik, komunikasi pemerintah, serta hubungan antara aktor politik dengan masyarakat dalam mewujudkan proses demokrasi yang efektif, partisipatif, dan beretika.
Mata kuliah Media dan Politik membahas secara komprehensif hubungan antara media dan dinamika politik dalam konteks negara demokratis maupun rezim hibrida. Perkuliahan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai peran media sebagai saluran komunikasi politik, pembentuk opini publik, sekaligus arena persaingan kepentingan politik. Mahasiswa akan mempelajari berbagai perspektif teoretis, seperti teori efek media, komunikasi politik, ekonomi politik media, serta demokrasi deliberatif, untuk menjelaskan pengaruh media terhadap proses politik.Â
Mata kuliah Politik Anggaran membahas proses politik yang melatarbelakangi penyusunan, pembahasan, penetapan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran publik, khususnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Perkuliahan menitikberatkan pada interaksi antara aktor-aktor politik, lembaga negara, birokrasi, partai politik, kelompok kepentingan, media, dan masyarakat sipil dalam menentukan prioritas alokasi sumber daya publik.
Mata kuliah Metodologi Penelitian Ilmu Politik Kuantitatif membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan dalam merancang serta melaksanakan penelitian politik menggunakan pendekatan kuantitatif. Mahasiswa mempelajari perumusan masalah, penyusunan hipotesis, operasionalisasi variabel, teknik pengumpulan dan pengolahan data, analisis statistik, hingga interpretasi dan penyajian hasil penelitian secara sistematis, objektif, dan berbasis bukti.
Mata kuliah Sistem Hukum Indonesia membahas tata hukum yang berlaku di Indonesia secara menyeluruh, meliputi sejarah, politik hukum, sumber hukum, serta penggolongan hukum publik dan privat. Materi mencakup hukum pidana, perdata, tata negara, administrasi negara, hukum adat, hingga lembaga kehakiman, bertujuan memberikan pemahaman mendasar mengenai hukum positif Indonesia.Â
Â
Mata kuliah Politik Desentralisasi dan Otonomi Daerah membahas dinamika politik di balik pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat ke daerah dalam sistem pemerintahan Indonesia. Perkuliahan ini mengkaji landasan teoritis desentralisasi, kerangka hukum dan kebijakan otonomi daerah, serta implikasinya terhadap relasi kekuasaan pusat–daerah, demokrasi lokal, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan publik.
Mata kuliah Etika Politik membahas prinsip-prinsip moral yang menjadi dasar tindakan, keputusan, dan perilaku aktor politik dalam kehidupan publik. Mata kuliah ini mengkaji hubungan antara kekuasaan, nilai, dan tanggung jawab moral dalam praktik politik, baik pada level individu, institusi, maupun sistem politik secara keseluruhan.
Mata kuliah Alokasi Kursi dan Daerah Pemilihan membahas secara komprehensif prinsip, teori, dan praktik penataan representasi politik dalam sistem pemilu. Fokus utama mata kuliah ini adalah pada mekanisme pembagian jumlah kursi legislatif (alokasi kursi) serta pembentukan dan penataan daerah pemilihan (dapil) sebagai instrumen penting dalam mewujudkan keterwakilan politik yang adil, proporsional, dan demokratis.
Marketing Politik adalah bidang studi yang mengintegrasikan prinsip-prinsip pemasaran konvensional dengan proses politik. Mata kuliah ini secara singkat mengajarkan bagaimana kandidat, partai politik, atau gerakan sosial menggunakan strategi pemasaran untuk mengidentifikasi kebutuhan pengikut, merancang pesan yang efektif, dan mengomunikasikan platform mereka untuk memenangkan dukungan dan suara
Mata kuliah Statistika Sosial merupakan mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dalam mengolah dan menganalisis data kuantitatif untuk kepentingan penelitian. Melalui kegiatan laboratorium, mahasiswa dilatih menggunakan perangkat lunak statistik untuk melakukan input data, pengolahan, analisis deskriptif dan inferensial, serta interpretasi hasil uji statistik secara tepat.
Pengantar Ilmu Politik merupakan mata kuliah dasar yang memberikan pemahaman mengenai konsep, teori, dan ruang lingkup ilmu politik, meliputi negara, kekuasaan, pemerintahan, demokrasi, ideologi, partai politik, serta partisipasi warga negara dalam kehidupan politik. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa dibekali kemampuan berpikir kritis untuk menganalisis berbagai fenomena politik secara ilmiah dan memahami dinamika politik dalam konteks lokal, nasional, maupun global.
Mata kuliah ini membahas secara kritis dinamika budaya lokal dan nasional dalam konteks sejarah, sosial, politik, dan globalisasi. Mahasiswa akan diajak memahami konsep budaya secara teoritis, mengeksplorasi keragaman budaya lokal di Indonesia, serta menganalisis proses pembentukan budaya nasional sebagai hasil interaksi dan integrasi berbagai identitas budaya lokal.
Mata kuliah ini membahas dinamika gerakan sosial sebagai salah satu bentuk ekspresi politik masyarakat dalam merespons ketimpangan, ketidakadilan, dan perubahan sosial. Materi mencakup teori-teori gerakan sosial klasik dan kontemporer, bentuk-bentuk mobilisasi kolektif, aktoraktor gerakan (LSM, kelas pekerja, mahasiswa, kelompok identitas), serta relasi antara gerakan sosial dan institusi politik, termasuk partai politik, negara dan media.
Mata kuliah Pengantar Ilmu Sosial memberikan pemahaman dasar mengenai konsep, teori, dan pendekatan dalam ilmu sosial sebagai landasan awal bagi mahasiswa ilmu politik. Mata kuliah ini mengeksplorasi interaksi antar individu, kelompok, dan institusi dalam kehidupan sosial, serta dinamika sosial-budaya yang membentuk struktur masyaraka. Mahasiswa akan diperkenalkan pada berbagai cabang ilmu sosial seperti sosiologi, antropologi, ekonomi, psikologi sosial, dan sejarah sosial, serta bagaimana ilmu-ilmu tersebut berkontribusi terhadap penelitian sosial.
Mata kuliah Tata Kelola Pemilu mahasiswa belajar tentang prinsip-prinsip dan praktik dalam pengelolaan pemilihan umum, termasuk aspek hukum, administrasi, dan partisipasi masyarakat. Diharapkan mahasiswa mampu menganalisis dan memutarkan sistem pemilu serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan tata kelola demokrasi.