Mata kuliah ini membekali mahasiswa tentang nilai agama dan nilai moral yang berlaku dalam keluarga anak dan metode stimulasinya dalam proses pembelajaran anak usia dini. Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat merupakan institusi eksternal utama yang mempengaruhi perilaku anak. Bapak dan Ibu sebagai tokoh utama keluarga menjadi contoh utama perilaku anak. Lembaga pendidikan anak usia dini merupakan institusi eksternal kedua yang turut mempengaruhi perilaku anak sebagai kelanjutan dari pendidikan keluarga. Nilai-nilai agama untuk anak usia dini disesuaikan dengan keyakinan yang dianut oleh keluarga inti anak. Misalnya kedua orang tua anak adalah muslim maka anak tersebut akan memperoleh pendidikan nilai-nilai agama Islam, demikian seterusnya untuk agama Katholik, Protestan, Hindhu, Budha, dan Konghucu. Sedangkan nilai-nilai moral untuk anak usia dini bersumber dari nilai universal “perlakukanlah orang lain seperti memperlakukan diri sendiri”. Penjabaran nilai universal tersebut dalam konteks pendidikan anak usia dini adalah nilai tanggung jawab, peduli, jujur, disiplin, santun, dan percaya diri.