Help with Search courses

Deskripsi mata kuliah:

Praktikum ini melakukan pengamatan/identifikasi sel-sel di jaringan epitel, pengamatan jaringan ikat longgar, jaringan ikat padat, jaringan lemak, otot lurik, otot polos, otot jantung, tulang rawan, tulang keras, cerebellum, medulla spinalis, jaringan di saluran pernapasan, paru, saluran dan kelenjar pencernaan, saluran urinary dan jaringan pada sistema reproduksi hewan jantan dan hewan betina.

Selamat datang mahasiswa di mata kuliah Praktikum Anatomi dan Histologi Hewan untuk semester 3. Anda akan belajar di mata kuliah ini selama 16 minggu. Anda harus mengikuti semua aktivitas yang telah dirancang dalam tiap-tiap minggu. Selamat Belajar.

Capaian Pembelajaran (Kompetensi MK) :

Setelah selesai mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat:

  1. Mahasiswa mampu mempergunakan mikroskop dengan benar dan trampil
  2. Mahasiswa mampu mengamati dan menggambar dan menunjukkan bagian-bagian dengan benar sel-sel epitel yang melapisi permukaan, rongga dan lumen saluran tubuh
  3. Mahasiswa mampu mengamati dan menggambar jaringan ikat biasa serta memberi keterangan bagian-bagiannya
  4. Mahasiswa mampu mengamati dan menggambar jaringan lemak dan jaringan otot serta memberi keterangan bagian-bagiannya
  5. Mahasiswa mampu mengamati dan menggambar dengan benar bagian-bagian jaringan saraf serta memberi keterangan bagian-bagiannya
  6. Mahasiswa mampu mengamati obyek dan menggambar dengan benar bagian dari struktur pembuluh darah serta memberi keterangan bagian-bagiannya
  7. Mahasiswa mampu mengamati obyek dan menggambar dengan benar bagian dari struktur sistema pernapasan serta memberi keterangan bagian-bagiannya
  8. Mahasiswa mampu mengamati obyek dan menggambar dengan benar saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan serta memberi keterangan bagian-bagiannya
  9. Mahasiswa mampu mengamati obyek dan menggambar dengan benar struktur sistema urinary serta memberi keterangan bagian-bagiannya
  10. Mahasiswa mampu mengamati obyek dan menggambar dengan benar struktur organ penghasil sel gamet jantan dan penghasil sel gamet betina serta memberi keterangan bagian-bagiannya
  11. Mahasiswa mampu mengamati obyek dan menggambar dengan benar struktur bagian-bagian sistema reproduksi yaitu uterus dan vagina dan keterangan bagian-bagiannya

Cara belajar:

Setiap minggu Anda harus mendownload dan mempelajari bahan ajar baik berupa slide Power Point maupun bahan pengayan lain serta mengerjakan berbagai aktivitas. Aktivitas dari minggu ke minggu bisa berbeda yakni antara lain: diskusi, refleksi, Quiz, Tugas, Chat, dan lain-lain. 

Cara penilaian :

1. Partisipasi dalam aktivitas : 10%

2. Tugas / Quiz : 20%

3. Kehadiran : 20%

Referensi

  1. Charles Tmoms and Goetz W Richter, 1984. Atlas and Text Book of Histopatology, ed 7. Year Book Medical Publisher Inc. Chicago
  2. Dellman ; Brown, 1984. Buku Teks Histologi Veteriner, Edisi 3 (terjemahan oleh R Hartono), UI Press, Jakarta
  3. Gartner LP:  Hiat JL. 1987   Atlas of Histology, Wiiliam and Walkins. Baltimore, Sydney
  4. Hammersen F . 1985   Histology Color Atlas of Microscopic Anatomy, Baltimore Maryland, USA
  5. Junqueira LC ; Carneiro J. 1984 Basic Histology. Lange Medical Publication USA
  6. Wildan Yatim, 1991. Histologi, Tarsito, Bandung

Mata kuliah Ekologi Hewan ini memaparkan konsep-konsep di dalam ekositem, populasi, komunitas, dan metode pengambilan data dalam ekologi hewab, serta dapat  mengaplikasikan.

Selamat datang di kuliah Sistematika Tumbuhan. Matakuliah ini membahas tentang ruang lingkup sistematik tumbuhan, keanekaragaman beserta faktor-faktor pendukungnya, klasifikasi dan masalahnya, identifikasi dan tata nama tumbuhan, bukti-bukti taksonomi,  pola langkah penelitian taksonomi, penyajian data taksonomi, dan tinjauan taksa yang meliputi: Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta, Gymnospermae dan Angiospermae.

Tujuan dari matakuliah ini adalah setelah menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan, mahasiswa menjadi "melek lingkungan" (scientific literacy di bidang Ilmu Lingkungan), Kuliah Ilmu Lingkungan ini dilaksanakan dalam bentuk tatap muka denagn cara menelaah konsep-konsep lingkungan. Bentuk perkuliahan merupakan kegiatan yang berkelanjutan antara kegiatan di kelas dengan kegiatan di luar kelas. Kegiatan kelas berupa pembahasan topik tertentu, pembahasan lebih banyak dilakukan oleh mahasiswa, sedangkan dosen berperan sebagai konfirmator dan fasilitator. Kegiatan di luar kelas dilakukan oleh mahasiwa berupa eksplorasi pada berbagai sumber berkaitan dengan topik yang sedang dibahas dalam perkuliahan saat itu.