Help with Search courses

Matakuliah ini bermuatan 2 SKS yang bertujuan untuk membekali mahasiswa mengenai pengetahuan dan ketrampilan dalam menangani permasalahan perilaku pada anak dengan kebutuhan khusus di sekolah inklusi maupun sekolah khusus. Mahasiswa akan mampu melakukan asesmen perilaku dengan pedoman yang sistematis, melalui analisis untuk menentukan fungsi dan motif perilaku. Hasil dari asesmen ini untuk merancang program intervensi perilaku defisit maupun perilku berlebih. Setiap mahasiswa dalam matakuliah ini akan familiar melakukan A-B-C analisis dan motif perilaku untuk merancang 1 program intervensi untuk 1 kasus dengan menggunakan metode yang sesuai.
Perancangan program menggunakan pendekatan pengajaran yang evidence based dengan memperhatikan kesesuaian dengan hasil asesmen. Mahasiswa juga akan mampu membuat rancangan progress monitoring untuk acuan guru tempat dimana mahasiswa praktik. Semua hasil kerja mahasiswa dalam perkuliahan ini akan diberikan ke guru untuk penanganan dan di tuangkan dalam karya ilmiah yang dipresentasikan dalam international conference. Kegiatan perkuliahan mencakup: tugas individu, diskusi kelompok, review jurnal, observasi, analisis kasus, dan melakukan asesmen dan pengembangan program secara mandiri.

Mata kuliah ini membahas tentang penulisan karya ilmiah artikel jurnal. Luaran mata kuliah ini memiliki draft jurnal siap submit sebagai syarat kelulusan program magister.

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib yang berbobot 2 SKS. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep perkembangan anak secara umum dan mampu membandingkan perkembangan anak normal dengan anak berkebutuhan khusus.  Dalam mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memahami konsep perkembangan secara holistik, kaitan antara aspek perkembangan kognitif, bahasa, persepsi-motorik, emosi, sosial dan perilaku anak pada umumnya. Disamping itu dibahas pula tentang hambatan-hambatan perkembangan yang diakibatkan oleh: gangguan persepsi (penglihatan/pendengaran), gangguan kognitif, gangguan motorik, gangguan interaksi dan komunikasi. Pada bagian akhir dibahas tentang peranan interaksi dan komunikasi dalam perkembangan anak, bermain dalam dunia anak dan didiskusikan pula tentang strategi dalam memahami hambatan perkembangan pada anak berkebutuhan khusus

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib yang berbobot 2 SKS. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep perkembangan anak secara umum dan mampu membandingkan perkembangan anak normal dengan anak berkebutuhan khusus.  Dalam mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memahami konsep perkembangan secara holistik, kaitan antara aspek perkembangan kognitif, bahasa, persepsi-motorik, emosi, sosial dan perilaku anak pada umumnya. Disamping itu dibahas pula tentang hambatan-hambatan perkembangan yang diakibatkan oleh: gangguan persepsi (penglihatan/pendengaran), gangguan kognitif, gangguan motorik, gangguan interaksi dan komunikasi. Pada bagian akhir dibahas tentang peranan interaksi dan komunikasi dalam perkembangan anak, bermain dalam dunia anak dan didiskusikan pula tentang strategi dalam memahami hambatan perkembangan pada anak berkebutuhan khusus

Setelah proses perkuliahan diharapkan mahasiswa dapat.....

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib dengan bobot 2 SKS. Mata kuliah ini dimaksudkan untuk membekali mahasiswa program magister PKh melakukan analisis kebijakan pendidikan khusus baik secara teoritis maupun praktis pada level makro, meso, maupun mikro pada lembaga formal maupun non formal. Fokus perkuliahan agar mahasiswa memahami teori dan dasar-dasar analisis kebijakan, mampu melakukan analisis kebijakan pendidikan, mampu mendesain dan merekonstruksi kebijakan pendidikan khusus. Materi perkuliahan meliputi: pengertian dan konsep kebijakan; teori-teori kebijakan, proses penyusunan dan analisis kebijakan, implementasi kebijakan, dan evaluasi kebijakan yang diarahkan pada pendidikan khusus. Selanjutnya, mahasiswa melakukan analisis atau penelitian pengembangan kebijakan pendidikan khusus, menyusun laporan, dan mempresentasikan di kelas, serta menjurnal hasil pengembangan yang telah dilakukan. Kegiatan kuliah dilakukan melalui ceramah, diskusi, penugasan, dan presentasi. Evaluasi dilakukan melalui keaktifan selama proses perkuliahan, penugasan, dan presentasi kelas.