Help with Search courses

Mempelajari konsep sistem otomatisasi perkantoran, jenis sistem informasi perkantoran, fitur sistem otomatisasi perkantoran, cara kerja sistem otomatisasi perkantoran, manfaat sistem otomatisasi perkantoran, dan perancangan sistem otomatisasi perkantoran.

Mempelajari teori dan keterampilan pengembangan Bahan Ajar dan Media Pembelajaran Administrasi Pekantoran.

Mata kuliah ini memberikan penekanan pada pemahaman dan penguasaan atas konsep-konsep statistik dan mengaplikasikannya pada pemecahan masalah-masalah di bidang ekonomi dan sosial. Dalam mata kuliah ini dibahas tentang materi-materi utama dalam statistik seperti, distribusi sampling, teori pendugaan, pengujian hipotesis, analisis regresi, korelasi, analisis faktor, dan analisis jalur. Materi-materi tersebut dapat dipaparkan baik secara instruksional, observasi lapangan dan praktik.

Mata kuliah Pengembangan Bahan Ajar dan Media Pembelajaran ini diperuntukan bagi mahasiswa pendidikan akuntansi  agar memilih dan mengembangkan media dan bahan ajar untuk  pendidikan akuntansi.

Matakuliah Pengembangan Bahan ajar dan Media Pembelajaran Akuntansi bertujuan untuk memberi pemahaman kepada para mahasiswa pascasarjana (S2) tentang cara merancang, menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi bahan ajar dan media pembelajaran Akuntansi.

Proses tersebut meliputi, analisis konsep yang akan dipelejari, keterkitan antar konsep dan karakteristik peserta didik untuk menseleksi, menyusun, dan mengembangkan bahan ajar serta media pembelajaran Akuntansi.  Mahasiswa diajak menganalisis kurikulum yang sesuai, materi akuntansi SMK dan SMA, konsep dan media pembelajaran Akuntansi.

Hasil akhir dari perkuliahan ini adalah mahasiswa dapat menyusun dan menggunakan bahan ajar dan media pembelajaran Akuntansi.  

Globalisation of the world’s economy means that international economics plays a fundamental role in a wide variety of careers. The course of International Economics is a taught for graduate students to provide specialised and advanced training in international economics, achieved through the delivery of specialised courses in trade theory, trade policy and econometrics

Matakuliah Perbankan Syariah ini adalah sarana pembelajaran bagi mahasiswa program magister. Dalam pembelajaran matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami esensi syariah dalam agama Islam serta penerapan konsep syariah dalam perbankan, sehingga mahasiswa memahami latar belakang kebijakan, dan manajemen serta produk yang ada di perbankan syariah.

Tujuan 

  • memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait makna syariah dan penerapan syariah dalam mengelola perbankan
  • memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep kebijakan dalam mengelola bank syariah
  • memberikan pemahaman dan ketrampilan kepada mahasiswa untuk mendisain produk perbankan syariah
  • memberikan pemahaman dan ketrampilan kepada mahasiswa untuk  merancang manajemen operasional, keuangan, pemasaran dan SDM dalam perbangkan syariah

Output. 

Setelah mengikuti Matakuliah ini, mahasiswa akan:

  • mampu menjelaskan filosofi syariah dalam pengelolaan perbankan syariah
  • mampu merancang kebutuhan produk perbankan syariah
  • mampu merancang manajemen operasional, keuangan, pemasaran dan SDM dalam perbangkan syariah

This course will provide a broad overview of the business functions and regulatory constraints for the various types of financial institutions. Some financial institutions serve as pass-throughs, or agency institutions, where the risks and returns to clients depend primarily on the investment results of the institutions.  Other financial institutions serve as guarantors, or principal institutions, where the institutions offer a fixed return to clients and the institutions retain the actual risks and returns of their investments. This group includes commercial banks, insurance companies, sovereign funds and defined benefit pension plans.

Various papers at financial institution field are discussed.

Educational Objectives

  • First, it helps students understand how each institution works as a financial intermediary. Why are savers investing indirectly through financial institutions than directly in financial assets? Thus, students should learn what savers are seeking from different types of financial institutions - e.g., diversification of risk, expertise on asset selection, daily liquidity, and lower transaction costs.
  • Second, the course explains to students the extensive regulatory frameworks applicable to financial institutions. They are much more heavily regulated than publicly held operating companies for a variety of reasons. Students should learn the rules that limit the scope of the activities of financial institutions and how they are allowed to carry out these activities - e.g., restrictions on the types of assets they hold, their concentration of investments, forms of governance and amounts of fees.
  • Third, the course teaches students how top-level managers grapple with strategic decisions involving tensions between the institution's economic goals and its regulatory constraints. The cases put students in the position of a senior official of a financial institution who must make a tough decision. These decisions involve asset and liability choices in normal times as well as during the financial crisis of 2008-2009.
  • Fourth, the course asks students to think about how the financial system should be reformed in light of the recent financial crisis. This subject is addressed through policy sessions on proposals to change mortgage securitization and the new regulatory framework for systemically risky institutions. This subject is also addressed by cases involving financial institutions weighing the pros and cons of accepting various forms of government assistance.